Berita Viral

Terkuak Nasib Pilu Pengemis Kaya Raya di Bogor seusai Viral Punya Cek Rp 1,3 M hingga Banyak Aset

Editor: Jayanti Tri Utam
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dinsos beberkan temuan penghuni kolong jembatan di Kota Bogor yang memiliki banyak harta dan aset. Bahkan wanita pengemis tersebut mempunyai cek senilai Rp1,3 miliar .

TRIBUNWOW.COM - Terkuak nasib pilu pengemis di Kota Bogor yang viral seusai kedapatan punya uang Rp 1,2 juta hingga cek Rp 1,3 miliar.

Bukan dikembalikan ke keluarga, kini pengemis bernama Tini itu dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Diduga Tini mengalami gangguan jiwa hingga berbicara 'ngelantur'.

Fakta tersebut diurai Kabid Rehabilitasi Dinsos Kota Bogor, Dody Wahyudin.

Baca juga: Viral Pengemis Buntung Berubah Jadi Orang Normal, Pura-pura Cacat demi Belas Kasihan dan Cuan

Dalam tayangan Youtube TV One News hari ini, Sabtu (29/4/2023), Dody awalnya menceritakan detik-detik penangkapan Tini.

Diungkap Dody, pengemis berusia antara 45-50 tahun itu biasa beraktivitas di Kolong Jembatan penyeberangan Panaragan, Kota Bogor.

Saat diamankan petugas Dinsos, Tini mengurai pengakuan mengejutkan.

Sebab Tini membawa harta kekayaan fantastis.

"Ibu T ini, dari barang-barang yang dia bawa, kita temukan senilai Rp1,8 juta. Berikutnya kita cek barang bawaan, ada buku tabungan dari bank, surat dokumen pajak STNK yang sudah mati, ada satu lembar cek Rp1,3 miliar dari bank swasta," ungkap Dody Wahyudin dilansir TribunnewsBogor.com.

Terkait kepemilikan cek miliaran tersebut, Dinsos mengurai kecurigaan.

Bahwa cek tersebut bukanlah milik Tini.

Kondisi terkini Tini, pengemis kaya di Kota Bogor yang viral gara-gara punya cek Rp1,3 miliar. Kabar Tini diungkap oleh petugas Dinsos Kota Bogor, Dody Wahyudin.

Baca juga: Viral Susi Pudjiastuti Terjebak Macet saat Kendarai Mobil Pikap sampai Minta Rokok ke Pengedara Lain

Sebab nama yang tertulis di cek tersebut bukanlah nama Tini.

Pun dengan buku tabungan hingga STNK sepeda motor yang disimpan Tini.

"Buku rekening atas nama orang lain, ada kemungkinan ini tercecer, atau terjatuh karena profesi ibu T pemulung," kata Dody Wahyudin.

Diungkap oleh Dody, penangkapan Tini bukan yang baru terjadi.

Halaman
123