"Sebenarnya korban ini tinggal di rumah mertuanya di Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan, Sampang tapi momen lebaran dia pulang," kata Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sukaca melalui Kanit IV Tipiter Ipda Muamar Amin, Kamis (27/4/2023).
Kala itu, posisi korban tengah berbaring di kamar depan sembari bermain handphone.
Tiba-tiba datang pelaku masuk kamar.
Tanpa basa-basi, Faridi menusuk perut korban menggunakan pisau dapur dua kali.
Baca juga: Buntut Panjang Peneliti BRIN Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah, Latar Belakang Andi Pangerang Dikulik
Akibatnya darah mengucur dari perut korban.
"Perbuatan pelaku diketahui salah satu keluarga yakni keponakannya. Dia (keponakan) yang telah merebut pisau dari tangan pelaku," terang Ipda Muamar Amin.
Melihat korban telah berlumuran darah, keponakan yang juga menjadi saksi mata itu berteriak meminta tolong kepada warga setempat.
Akhirnya korban bergegas dibawa ke RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang untuk mendapatkan pelayanan medis, namun tidak tertolong.
"Korban meninggal di rumah sakit saat hendak di operasi sekitar 20.00 WIB (26/4/2023) kemarin," pungkasnya.
Beberapa jam setelah kejadian, Faridi digelandang ke polres Sampang, Madura dan langsung ditahan. (*)
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul TAK TERIMA Istri Akhiri Hidup dengan Tragis, Pria Sampang Nekat Bunuh Adik Kandung seusai Lebaran