Terkini Daerah

Nasib Tragis Istri Tewas di Tangan Suami seusai Minta Cerai, Korban Dihabisi Pakai Tali Jemuran

Editor: Jayanti Tri Utam
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi - Nasib tragis menimpa seorang istri asal Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel), S (23). S tewas di tangan suaminya, UA (35), seusai meminta cerai.

TRIBUNWOW.COM - Nasib tragis menimpa seorang istri asal Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel), S (23).

Dilansir TribunWow.com, S tewas di tangan suaminya, UA (35), seusai meminta cerai.

Ia meregang nyawa setelah lehernya dijerat menggunakan tali jemuran.

Tubuhnya yang sudah tak berdaya lantas jatuh ke sungai.

Baca juga: Cari Bukti Senjata Api, Polisi Geledah Rumah AKBP Achiruddin Hasibuan Buntut Viral Ulah sang Anak

Saat itu, korban yang sudah tak berdaya sempat ditarik pelaku di bagian leher hingga akhirnya meninggal.

Kemudian, jenazah korban dibuang ke semak-semak di seberang sungai.

Aksi pembunuhan Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Desa Danau Indah, Kecamatan Batulicin pada Sabtu (22/4/2023).

Beberapa hari sebelum kejadian, pelaku dan korban sering terlibat cekcok.

Kepala Seksi Humas Polres Tanah Bumbu, AKP Saryanto mengatakan ketika itu korban yang sedang buang air di pinggir sungai belakang rumah tiba-tiba dijerat menggunakan tali di bagian leher.

"Pelaku dari belakang langsung menjerat leher korban dengan menggunakan tali tambang jemuran yang berada di timba air terbuat dari jirigen," ungkap dia.

Setelah lehernya dijerat oleh pelaku, korban pun terjatuh ke sungai.

Baca juga: Tak Cuma Bunuh, Anak di Malang Tilap Uang Rp 50 Juta Hasil Kerja Ibu Jadi TKW, Begini Nasibnya Kini

Namun, pelaku tetap menarik leher korban dengan tali hingga akhirnya meninggal dunia.

Setelah memastikan istrinya tewas, pelaku kemudian membawa jasadnya ke seberang sungai dan meletakkannya di semak-semak.

Tak lama kemudian, pelaku berusaha bunuh diri dengan meminum racun pembasmi tanaman liar.

Namun usaha bunuh dirinya gagal. Lantas, pelaku mengabari kakak korban bahwa adiknya telah dia bunuh.

Halaman
12