Liga 1

Persebaya Surabaya Gagal Pertahankan Kutukan Persija Jakarta, Aji Santoso Ungkap Penyebab Kekalahan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso (kiri) dan winger Bajul Ijo, Ahmad Nufiandani (kanan). Pesona transfer Persebaya Surabaya pikat kembali 3 mantan anak emas Aji Santoso.

TRIBUNWOW.COM - Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan skor tipis 0-1 dalam lanjutan Liga 1 2022 pekan ke-32 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik pada Rabu (5/4/2023).

Gol semata wayang Persija Jakarta ke gawang Persebaya Surabaya dicetak oleh sayap lincahnya yaitu Witan Sulaeman.

Padahal Persebaya Surabaya mendominasi permainan dengan memenangkan penguasaan bola ketimbang Persija Jakarta.

Baca juga: Jakmania Setuju? Persija Jakarta Bidik Predator Berlabel Rp 26 Miliar, Michael Krmencik Kalah Telak

Namun, secara transisi serangan Persija Jakarta lebih efektif dari Persebaya Surabaya.

Persija Jakarta tercatat bisa melepaskan 10 tendangan dan 4 di antaranya mengarah ke gawang Persebaya Surabaya.

Sedangkan Persebaya Surabaya hanya bisa melakukan 7 tendangan, 2 di antaranya ke gawang Persija Jakarta.

Dilansir TribunWow.com dari ligaindonesiabaru.com pada Kamis (6/4/2023), pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengakui kelemahan anak asuhnya dalam membangun serangan.

Aji Santoso menganggap kekalahan Persebaya Surabaya dari Persija Jakarta adalah hal yang wajar.

Witan Sulaeman mencetak gol dalam laga Persebaya Surabaya Vs Persija Jakarta yang berakhir 0-1 pada Rabu (5/4/2023) malam. (Instagram/@persija)

Baca juga: Witan Sulaeman Patahkan Kutukan Langganan Kalah Persebaya Surabaya Vs Persija Jakarta sejak 2018

Terutama dengan terputusnya rekor Persebaya Surabaya yang sebelumnya tak pernah kalah selama menjamu Persija Jakarta.

Aji Santoso membahas kembali pencapaian dirinya yang pernah memutus rekor buruk Persebaya Surabaya di kandang Persija Jakarta.

“Di dalam sepak bola semua bisa terjadi, saya pun pernah mengalahkan Persija setelah 25 tahun Persebaya tidak pernah menang di Senayan (Gelora Bung Karno). Artinya di sepak bola semua bisa terjadi," kata Aji Santoso.

Aji Santoso tetap memberikan apresiasi pada kerja keras Persebaya Surabaya demi meladeni permainan Persija Jakarta.

Terpenting bagi Aji Santoso, para pemain Persebaya Surabaya sudah tampil maksimal di laga melawang Persija Jakarta.

"Kita juga harus lihat bagaimana cara anak-anak tadi (kemarin) bermain, kecuali kalau mainnya tidak semangat dan mainnya jelek. Mereka sudah bermain maksimal," tutur Aji Santoso.

Selain itu, Aji Santoso mengakui perbedaan kedalaman skuat Persebaya Surabaya dengan Persija Jakarta.

Halaman
12