Liga 1

PSIS Semarang 5 Kali Kalah, Nasib Gilbert Agius di Ujung Tanduk? Padahal Lawan Berat 4 Laga Terakhir

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Skuad PSIS Semarang saat lakoni sesi latihan bersama (kiri) dan pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius (kanan). Hasil minor di kandang Barito Putera membuat PSIS Semarang memperpanjang rekor kekalahan sebanyak lima pertandingan beruntun.

TRIBUNWOW.COM - PSIS Semarang dihajar tuan rumah Barito Putera dengan skor 0-3 pada laga tunda pekan ke-20 Liga 1 2022/2023.

Kekalahan PSIS Semarang dari Barito Putera dirasakan di Stadion Demang Lehman, Banjarbaru pada Minggu (26/3/2023).

Tiga gol Barito Putera yang bersarang di gawang PSIS Semarang dicetak oleh Eksel Timothy (29'), Gustavo Tocantins (48'), dan Rizky Pora (85').

Baca juga: PSIS Semarang Dilibas Barito 0-3, Snex-Panser Sindir Keras dan Desak Out Sosok Ini: Hobi Kok Kalahan

Hasil minor di kandang Barito Putera membuat PSIS Semarang memperpanjang rekor kekalahan sebanyak lima pertandingan beruntun.

Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius langsung menjadi sorotan.

Pasalnya Gilbert Agius selama menangani PSIS Semarang dalam lima pertandingan selalu menelan kekalahan.

Kekalahan paling parah ketika PSIS Semarang bertandang ke markas Borneo FC di pekan ke-30.

PSIS Semarang dipermalukan Borneo FC dengan skor telak 1-6 di Stadion Segiri, Samarinda.

Dilansir TribunWow.com dari transfermarkt.com pada Senin (27/3/2023), statistik Gilbert Agius dapat diketahui.

Suporter PSIS Semarang (kiri) dan cuplikan laga Barito Putera vs PSIS Semarang (kanan). (Instagram @psbaritoputeraofficial @psisfcofficial)

Baca juga: Karim Rossi Kepergok Mendekati PSIS Semarang? Lebih Murah dan Berkualitas ketimbang Carlos Fortes

Kekecewaan tentu dirasakan para pendukung PSIS Semarang, Panser Biru dan Snex pada Gilbert Agius.

Biasanya Panser Biru dan Snex sudah mendesak pelatih yang tidak bisa membawa PSIS Semarang keluar dari jalur kekalahan.

Berbeda dengan Gilbert Agius, Panser Biru dan Snex sepertinya lebih bersabar.

Mengingat Gilbert Agius menangani PSIS Semarang sejak pekan ke-28 Liga 1 2022/2023.

Otomatis Gilbert Agius tidak bisa meracik sendiri komposisi pemain sesuai dengan skema yang hendak diterapkan di PSIS Semarang.

Oleh karena itu, Gilbert Agius kesulitan meracik pemain PSIS Semarang ala kadarnya.

Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius (kiri) dan skuad PSIS Semarang (kanan). (Instagram @psisfcofficial)

Baca juga: PSIS Semarang Untung dan Persebaya Buntung Lepas Paulo Victor? Bonek Mania Serbu Mohon-mohon Stay

Halaman
12