TRIBUNWOW.COM - Anggota Dit Samapta Polda Sumut bernama Bripda Rizki Kemit telah dimutasi dari Kota Medan seusai terlibat kasus penganiayaan terhadap seniornya sendiri Bripka Mahadi Sihombing yang merupakan Anggota Brimob Polda Sumut.
Penganiayaan dilakukan oleh pelaku lantaran dirinya dilarang menyerobot antrean ATM di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, pada Minggu (19/3/2023).
Dikutip TribunWow dari TribunMedan, kini Bripda Rizki Kemit dibuang jauh dari pusat kota.
Baca juga: Viral Anjing Gondol Potongan Tubuh Bayi di Kapuas Hulu, Pihak Kepolisian Ungkap Kecurigaan
Ia kini dimutasi ke Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.
Hal ini dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi.
"Sudah selesai internal. Mutasi Sabhara itu angkatan 44 dan 45 ke seluruh Polres tidak hanya satu orang. Iya (termasuk Bripda Rizki)," kata Hadi, Kamis (23/3/2023).
Terkait kelanjutan kasus yang telah dilaporkan oleh Bripka Mahadi sebagai korban, Hadi tak menjawab.
"Sudah diselesaikan internal," singkatnya.
Kronologi Penganiayaan
"Pelaku ini memaksa supaya dia didahulukan melakukan transaksi di ATM tersebut, namun korban tidak menjawab," kata Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Cristin Malahayati Simajuntak kepada Tribun-medan, Rabu (22/3/2023).
Saat tak diizinkan menyerobot antrean, pelaku sempat menatap korban sambil marah-marah.
Pelaku lalu mengatakan kepada korban untuk menunggu di luar ATM.
Baca juga: Viral Dompetnya Dikembalikan Cleaning Service, Hotman Paris Curhat Heran Temui Orang Begitu Jujur
Selepas melakukan transaksi di ATM, pelaku langsung menemui korban yang telah menunggu di luar.
"Bripka Mahadi Sihombing kembali bertanya kepada Bripda Rizki Kemit ada apa, dan kenapa tadi marah-marah dan memplototin dirinya," ungkap Cristin.
"Bripda Rizki Kemit ini mengatakan kepada korban, kalau dia ini sedang buru-buru dan dia merupakan anggota Sabhara, sambil menyerang dan memukul Bripka Mahadi Sihombing," ujarnya.