"Rombongan berangkat kurang lebih pukul 23.00 WIB malam, dari Bekasi, yang semula korban S membawa kendaraan dari rumah sampai KM 57 yang ada di Cikampek, Karawang," tutur Yovan.
"Di rest area tersebut korban berganti pengemudi dari KM 57 sampai dengan TKP KM 315 yang mengemudikan adalah bapak dari korban."
Lantaran harus mengemudi selama berjam-jam, kondisi tubuh ayah Syabda pun menurun hingga akhirnya mengantuk di jalan.
Ia kini mengalami syok setelah mengalami tabrakan yang berakhir hilangnya nyawa anak dan istrinya.
"Menurut pengakuan sementara karena kondisinya masih syok, yang bersangkutan memang mengantuk," tandas Yovan.(TribunWow.com)