TRIBUNWOW.COM - Sempat viral di media sosial (medsos) seorang pengendara motor Honda PCX berwarna merah kabur begitu saja seusai menabrak seorang bocah kelas 3 SD hingga korban sempat terpental dan tak sadarkan diri untuk beberapa saat.
Korban berinisial ABA diketahui ditabrak oleh pelaku di Jalan Raya, Tambak Osowilangun, Benowo, Surabaya, Selasa (7/3/2023).
Dikutip TribunWow dari TribunJatim, berkat adanya kamera CCTV di tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian telah berhasil melacak keberadaan pemilik motor.
Baca juga: Viral Sosok Fatimah Zahratunnisa, Juara Lomba Nyanyi di Jepang yang Malah Dipajaki Bea Cukai
10 hari seusai terjadinya kasus tabrak lari, pihak kepolisian mengirimkan surat pemanggilan kepada pemilik motor.
"Sementara kami Satlantas sudah mengirim panggilan terhadap pemotor yang terekam CCTV. Dan direncanakan pemeriksaan hari Senin, ke (markas) Unit Laka," ujar Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi saat dihubungi TribunJatim.com, Minggu (19/3/2023).
Kendati demikian, pemilik motor baru akan dipanggil sebagai saksi lantaran belum diketahui pasti siapa yang mengendarai motor Honda PCX merah tersebut ketika terjadinya tabrakan.
"Iya masih saksi. Kan kita belum tahu, apakah memang itu kendaraan dia atau bukan, mungkin yang pakai orang lain, karena dipinjam, itu kan bisa. Makanya kami masih penyelidikan. Si pemotor masih di wilayah Surabaya (domisili)," pungkasnya.
Kronologi Tabrak Lari
Pada video yang beredar, tampak korban tengah pergi bersama enam temannya di bahu jalan raya.
Para bocah SD tersebut diketahui ingin menyeberangi jalan raya sebelum terjadinya kecelakaan.
Enam teman korban diketahui berhasil menyeberang dengan selamat, namun saat korban tengah menyeberang, tiba-tiba ia disambar oleh pelaku pengendara motor Honda PCX.
Seusai ditabrak, korban hanya menangis dan merintih kesakitan ketika ditolong oleh warga setempat.
Baca juga: Viral Curhat Fatimah Zahratunnisa, Juarai Ajang Nyanyi di Jepang malah Dipajaki Bea Cukai Rp 4 Juta
Namun kondisi korban semakin memburuk karena sempat tak sadarkan diri ketika hendak dibawa ke rumah sakit.
"Saya bawa ke RS (RSUD Ibnu Sina) dalam keadaan tidak sadar. Saya siram (percik air agar sadar). Iya pingsan habis nangis. Bahkan sampai RS dia gak sadar lagi," jelas Isa selaku ibu korban, Kamis (16/3/2023).
Menurut pemeriksaan pihak rumah sakit, korban menderita luka patah tulang bahu kanan dekat leher.
"Luka di wajah (lecet), tangan, kaki. Tulang patah dekat leher. Opname 4 hari. Kondisi sekarang sempat dibawa ke pengobatan alternatif, besok tanggal 21 Maret kontrol ke RS Ibnu Sina," jelas Isa. (TribunWow.com/Anung)