TRIBUNWOW.COM - Meninggal dunia di usia yang masih muda, atlet bulutangkis Syabda Perkasa Belawa (21) menghembuskan napas terakhirnya seusai menjadi korban kecelakaan maut di Tol Pemalang, Senin (20/3/2023) dini hari.
Pada saat kecelakaan, Syabda sedang berpergian bersama keluarganya menuju Sragen untuk melakukan ziarah ke makam neneknya.
Dikutip TribunWow dari Instagram @syabdaperkasa, selepas gegernya kabar kecelakaan maut yang menewaskan Syabda, unggahan terakhir Syabda di akun media sosialnya ramai dikomentari oleh netizen.
Baca juga: Kronologi Viral Kecelakaan yang Tewaskan Atlet Syabda Perkasa Belawa, Alami Cedera Berat di Kepala
Pada unggahan terakhir yang diunggah 7 Februari 2023 tersebut, Syabda tampak tengah duduk di podium juara 1 dalam kompetisi 31st Fajr Badminton International Challenge di Tehran, Iran.
Dalam kolom captionnya Syabda menuliskan ucapan syukur kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama berjalannya kompetisi badminton di Iran.
Lalu di akhir captionnya, Syabda menyatakan semangat untuk terus melangkah ke depan.
Berikut caption lengkap yang ditulis oleh Syabda:
"Iran International Challenge 2023
Alhamdulillah, Terimakasih buat yang mendukung dan selalu mendoakan baik.
Terimakasih juga keluarga besar @indonesiaintehran dan Pak Dubes yang sudah banyak membantu dan selalu datang mendukung tim Indonesia bertanding
keep moving forward, let's go!"
Dalam kolom captionnya, banyak netizen yang mengucapkan ucapan bela sungkawa dan masih tak dapat menerima bahwa Syabda meninggal di usia yang begitu muda.
"SYABDA, GUE BLM LIAT LO TANDING," tulis @silmiiauliaa_.
"Perasaan ini baru foto kemarin... syabda ini ga bener kan ??" ujar @hyrianii._.
"baru kmrn liat km di thomas cup, rest in peace anak baik, anak kasep, skrng main badmintonnya di surga ya daa," tulis @dindeyyf.
Dalam kecelakaan maut tersebut, ibu Syabda juga menjadi korban jiwa.
Sedangkan ayah dan saudara Syabda berhasil lolos dari maut.
Keduanya dikabarkan hanya mengalami luka ringan.
Baca juga: Viral Video Penumpang Ngamuk Didenda Rp 2 Juta karena Bawa 3 Kotak Bika Ambon di Bandara Kualanamu
Kabar meninggalnya Syabda turut dibagikan akun Twitter PB Djarum, Senin (20/3/2023).
"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu atlet kami, Syabda Perkasa Belawa, dan Ibunda tercintanya.
Syabda meninggal dunia dini hari tadi, dalam perjalanan bersama keluarganya ke Sragen, untuk berziarah ke makam neneknya. Selamat jalan Syabda," tulis akun tersebut.
Masih melalui akun Twitter-nya, PB Djarum menyebut Syabda sempat dilarikan ke rumah sakit setelah kejadian.
Namun nahas, nyawa Syabda akhirnya tak bisa diselamatkan.
"Update: Mimin tadi dapat info, ternyata Syabda sempat dilarikan ke RS dulu, dan jam 7.30 baru dinyatakan meninggal dunia," cuit akun @PBDjarum.
Baca juga: Viral Curhat Fatimah Zahratunnisa, Juarai Ajang Nyanyi di Jepang malah Dipajaki Bea Cukai Rp 4 Juta
Rasa duka mendalam juga diungkap atlet Yuni Kartika.
Melalui akun Twitter-nya @YuniKartika73, Yuni Kartika turut mengunggah foto bersama sang atlet.
"Telah Meninggal Dunia, Syabda Perkasa Belawa Syabda meninggal dunia dalam perjalanan ke Sragen utk berziarah krn neneknya meninggal dunia Selamat Jalan Syabda, You will be missed," cuitnya.
Rasa duka turut diungkap warganet.
Nama Syabda bahkan Twitter pada Senin (20/3/2023).
Warganet ramai menuliskan rasa duka mendalam atas meninggalnya atlet yang pernah membela Tim Thomas Cup Indonesia 2022 itu.
Sejumlah warganet bahkan turut membagikan potongan video saat Syabda menjadi pemain penentu kemenangan Tim Thomas Indonesia 2022 atas Korea Selatan.
"rest in love Syabda Perkasa Belawa," cuit @otitabuti.
"Until last day he was with his beloved mother. Rest in peace, Syabda & Ibu," tulis @rismaaravita.
"You will be missed, Syabda Perkasa Belawa," cuit @talithalpr.
"We’re gonna miss your energy Syabda!," tulis @bayuariasandee.
"Selamat Jalan Syabda & Terima Kasih Atas Dedikasimu Untuk Negeri," cuit @ina_badminton.
Baca juga: Fakta Viral Ibu Duduk Santai di Warung Tunggu Anaknya Ngemis, Disebut karena Faktor Ekonomi
Kronologi Kecelakaan
Di sisi lain, Dirlantas Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Pol Agus Suryo Nugroho menyebut Syabda mengalami cedera parah di kepala.
Agus menyebut Syabda meninggal setelah menjalani perawatan di RSI Al Ikhlas Pemalang.
Menurut Agus, kecelakaan diduga bermula karena mobil Camry yang ditumpango Syabda melaju dengan kecepatan tinggi.
"Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengendara dalam kondisi mengantuk," ucap Agus, dikutip dari Kompas.com.
"Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.40 WIB."
Mobil berpelat nomor B 1842 KBN yang ditumpangi Syabda dan keluarga lantas menabrak truk yang melaju searah di depannya.
Selain Syabda, sang ibu, Anik Sulistyowati juga meninggal dunia.
"Anik Sulistyowati mengalami luka fraktur kaki kanan, robek mata sebelah kanan, kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian," tandasnya. (TribunWow.com)