Berita Viral

Viral Pakai Kata Kasar saat Kritik Ridwan Kamil, Guru SMK di Cirebon Hanya Ingin Cepat Akrab

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto kiri: M Sabil Fadhillah menunjukkan surat pemberhentian dari SMK Telkom Sekar Kemuning Kota Cirebon, Rabu (15/3/2023). foto kanan: jas kuning Ridwan Kamil yang dikritik oleh Sabil.

TRIBUNWOW.COM - Seorang guru sekolah menengah kejuruan (SMK) di Cirebon bernama M Sabil Fadhillah dipecat dari tempatnya mengajar seusai melontarkan kritik terhadap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Diketahui hal yang menjadi permasalahan adalah Sabil menggunakan kata bahasa Sunda 'maneh' yang memiliki arti 'kamu'.

Hanya saja bahasa ini tidak pantas digunakan oleh orang yang lebih muda kepada orang yang lebih tua.

Baca juga: Viral 2 Oknum TNI Akui Jadi Kurir Narkoba, Pertaruhkan Nasib dan Karier demi Rp 2 Juta Per Bungkus

Dikutip TribunWow dari TribunJabar, Sabil sendiri mengaku menggunakan kata tersebut agar bisa cepat akrab dengan sang gubernur.

"Saya juga menggunakan kata 'maneh', karena mempertimbangkan Ridwan Kamil ini cepat akrab dengan followers," ujar Sabil saat ditemui di Jalan Perjuangan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Rabu (15/3/2023) sore.

Sabil mengaku siap bertanggungjawab atas perbuatan yang ia lakukan.

"Jadi, komentar saya ini hanya ingin tahu Ridwan Kamil dalam posisi sebagai gubernur, kader partai, atau pribadi," kata Sabil.

Sabil merujuk kepada momen Ridwan Kamil menggunakan jas warna kuning yang merupakan warna Partai Golkar ketika berbincang bersama siswa SMP di Tasikmalaya.

Sabil berpendapat politik praktis tidak boleh dibawa ke ranah pendidikan.

Sabil juga mengaku dirinya belum tahu akan melanjutkan bekerja di mana setelah dipecat dari sekolahnya.

Baca juga: Viral 1 Pembacok Siswa SMK di Bogor Masih Buron, Polisi Curigai Orangtua Pelaku Ikut Terlibat

Ridwan Kamil Minta Sabil Tak Dipecat

Menyikapi pemecatan Sabil, Ridwan Kamil mengaku terkejut dan menuliskan klarifikasi di media sosial.

Dilansir TribunWow.com, Ridwan Kamil mengaku telah menghubungi sekolah yang bersangkutan dan memberikan pesan.

"Menyikapi hadirnya berita bahwa ada guru SMK diberhentikan oleh yayasannya karena mengkritik saya, yang membuat saya juga kaget, dengan ini saya sampaikan klarifikasi:

1. Seorang pemimpin harus terbuka terhadap kritik walaupun kadang disampaikan secara kasar. Sudah ribuan kritik masuk, dan selalu saya respon dengan santai dan biasa saja. Kadang ditanggapi dengan memberikan penjelasan ilmiah, kadang dibalas dengan bercanda saja," tulis Ridwan Kamil melalui akun Instagram @ridwankamil, Rabu (15/3/2023).

Halaman
12