Pilpres 2024

Demokrat Ngotot Mau AHY Jadi Cawapres Anies, PKS Buka Peluang Sosok Eksternal, Asal Bawa Kemenangan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon presiden (capres) Anies Baswedan. Terbaru, PKS membuka peluang bakal cawapres pasangan Anies Baswedan di Pilpres 2024 berasal dari luar koalisi.

TRIBUNWOW.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerahkan sepenuhnya keputusan soal sosok calon wakil presiden (cawapres) kepada Anies Baswedan.

Dilansir TribunWow.com, Kepala Departemen Politik DPP PKS, Nabil Ahmad Fauzi mengatakan pihaknya membuka peluang mendukung cawapres dari luar koalisi.

Menurutnya, sosok dari eksternal koalisi yang dipilih sebagai cawapres Anies Baswedan harus bisa membawa kemenangan di Pilpres 2024.

Baca juga: Teka-teki Sosok Cawapres Pilihan Anies Baswedan, Hendri Satrio Minta Publik Sabar: Tunggu Saja

"Yakinlah, cawapres itu kadang-kadang element of surprise lebih besar daripada tokoh yang beredar," ucap Nabil, dikutip dari Tribunnews.

"Bisa saja dari luar koalisi, sejauh untuk menopang kemenangan."

Kendati demikian, Nabil dan PKS mengaku akan menghormati jika masing-masing partai dalam koalisi mengajukan nama bakal cawapres.

Termasuk, Partai Demokrat yang ngotot mengajukan Agus Harimurti Yudhoyo (AHY) sebagai cawapres Anies Baswedan.

"Kalau nama, tentu kita boleh sebut masing masing. Kita hormati demokrat masih menyodorkan AHY, beredar nama lain, masing-masing silahkan tawarkan nama," ungkapnya.

Hingga kini, menurut Nabil, sosok cawapres Anies Baswedan belum juga dipilih.

"Kita fokus pada kriteria, sambil nunggu momentum," pungkasnya.

Capres Anies Baswedan dalam kanal YouTube tvOneNews, Selasa (14/2/2023). Anies Baswedan mengungkap kriteria cawapres yang bakal mendampinginya di Pilpres 2024 mendatang. (YouTube tvOneNews)

Baca juga: Akrab dengan Prabowo dan Ganjar, Adakah Peluang Jokowi Promosikan Anies? Begini Respons Surya Paloh

Anies Baswedan Disarankan Pilih AHY

Ada sejumlah tokoh yang disebut-sebut akan menjadi cawapres Anies Baswedan, mulai dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hingga Khofifah Indar Parawansa.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda mengatakan Koalisi Perubahan harus memilih AHY jika ingin jalan mereka mulus di Pilpres 2024.

Hanta pun membahas soal data survei cawapres 2024.

Menurutnya, AHY lebih realistis dan rasional dipilih sebagai cawapres ketimbang Khofifah.

"Capres di Koalisi Perubahan hingga saat ini sudah ada Anies Baswedan, dan ketiga partai sudah sepakat," kata Hanta, dikutip dari Kompas.com.

"Posisi cawapres memang akan menjadi tantangan tersendiri bagi Koalisi Perubahan."

Hanta mengatakan penentuan cawapres di dalam Koalisi Perubahan bakal menantang.

Baca juga: Anies Disalahkan, Jubir Jawab Sindiran Luhut soal IMB Depo Pertamina Plumpang: Gak Interospeksi 

Pasalnya, di dalam koalisi tersebut terdapat tiga partai besar yakni NasDem, PKS dan Demokrat yang sepakat mengusung Anies Baswedan.

Menurut Hanta, Partai Demokrat sudah pasti ingin AHY yang menjadu cawapres.

Namun, Hanta melihat hal tersebut juga tak akan mudah terealisasi.

"Karena ketiga partai di Koalisi Perubahan pada saat yang sama juga akan bertarung di Pileg 2024," jelasnya.

Ia pun juga menilai sosok Khofifah tak bisa disepelekan dalam bursa pemilihan cawapres pendamping Anies.

Pasalnya, Khofifah memiliki basis pemilih Nahdlatul Ulama (NU).

Selain itu Khofifah juga menjabat sebagai gubernur di provinsi besar di Indonesia.

"Tentu ada keinginan lain yakni berharap bisa membawa pemilih NU yang tidak terpisahkan dari konstelasi politik hari ini," tuturnya.

"Jika Koalisi Perubahan ingin jalan mulus yang lebih realistis, lebih rasional, dan lebih kuat secara survei sampai saat ini, AHY jadi pilihan."

Baca juga: Anies Disalahkan, Jubir Jawab Sindiran Luhut soal IMB Depo Pertamina Plumpang: Gak Interospeksi 

Momen AHY dan Anies Joget Bareng

Di sisi lain, sebelumnya, Partai Demokrat telah resmi menyatakan dukungannya untuk bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan.

Dukungan itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Kamis (2/3/2023).

Seusai menyatakan dukungan, terlihat AHY dan Anies Baswedan bernyanyi bersama di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat.

Mulanya, AHY mengajak Anies bernyanyi bersama lagu berjudul Cinta Luar Biasa milik Andmesh Kamakeng.

Saat bernyanyi, keduanya mendapat teriakan riuh kader Partai Demokrat yang hadir.

AHY sesekali merangkul Anies yang sibuk membaca lirik lagu di ponselnya.

Rangkulan putra Susilo Bambang Yudhoyono itu disambut hangat dengan senyuman Anies.

Sebelumnya dalam jumpa pers, AHY mengatakan partainya telah solid bersama NasDem dan PKS untuk mendukung Anies di Pilpres 2024.

Baca juga: Melihat Potensi Cawapres yang Bisa Dampingi Anies Baswedan di Pemilu 2024, Siapa Menang Survei?

Dengan dukungan tersebut, AHY menyatakan telah menyerahkan sepenuhnya pilihan kepada Anies untuk memimpin.

“Pak Anies Baswedan akan membimbing kita, tapi kami siap memberikan dukungan penuh agar bukan hanya berlayar, tapi tiba di tujuan, bukan hanya selamat tapi juga menang dan membawa perubahan dan perbaikan bagi kita semua," ucap AHY, dikutip dari Tribunnews.

Tak lupa, AHY pun melayangkan pujian dan menyebut Anies sebagai sosok pemimpin yang baik.

Di sisi lain, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyebut pasangan Anies-AHY beperluang besar memenangkan Pilpres 2024.

Kendati demikian, Andi menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Anies soal sosok cawapres yang akan dipilih.

Ia mengaku sejumlah petinggi Partai Demokrat berharap duet Anies-AHY di Pilpres mendatang.

"Kalau kami Partai Demokrat, yang kami sampaikan adalah, kalau mau menang ya Anies-AHY," ungkap Andi. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait