TRIBUNWOW.COM - Pelatih anyar PSIS Semarang asal Malta, Gilbert Agius, harus putar otak jelang laga kontra Madura United di pekan ke-29 Liga 1 2022.
Dilansir TribunWow.com, PSIS Semarang bakal menjamu Madura United di Stadion Jatidiri, Semarang, Selasa (7/3/2023).
Ada dua mimpi buruk yang harus segera ditemukan solusinya oleh Gilbert Agius jelang PSIS Semarang kontra Madura United.
Lantas, apa dua mimpi buruk yang harus segera dipecahkan oleh Gilbert Agius?
Baca juga: Prediksi Susunan Pemain PSIS Semarang Vs Madura United: Gilbert Agius Siapkan Kejutan untuk Lefundes
1. Kehilangan Wahyu Prasetyo
Mimpi buruk pertama yang harus segera dipecahkan adalah mencari sosok pengganti bek tengah andalan Laskar Mahesa Jenar, Wahyu Prasetyo.
Kehilangan Wahyu Prasetyo atau kerap disapa Hulk sebagai tandem Alfeandra Dewangga memang sangat terasa.
Hal itu dapat dilihat saat PSIS Semarang berlaga kontra Bhayangkara FC di pekan ke-28.
Sektor belakang PSIS Semarang yang saat itu diisi oleh Alfeandra Dewangga dan Taufik Hidayat tak mampu menahan gempuran Bhayangkara FC.
Imbasnya, tiga gol bersarang di gawang PSIS Semarang yang dikawal oleh Adi Satryo.
Padahal sebelumnya kala Wahyu Prasetyo bermain, PSIS Semarang terakhir kali kebobolan tiga gol kala bersua Persib Bandung di pekan ke-21.
Saat itu, PSIS Semarang harus puas ditekuk di depan publik sendiri dengan skor 1-3.
Seusai laga tersebut, duet Alfeandra Dewangga dan Wahyu Prasetyo berbenah.
Hasilnya, rasio kebobolan PSIS Semarang hanya mencapai 1 gol saja di setiap laga.
Bahkan sukses tak terkalahkan sejak pekan ke-22 hingga 27.
Baca juga: PSIS Semarang Jalani Sesi Latihan Bersama, Snex-Panser Malah Cari 2 Sosok Ini hingga Desak Manajemen