TRIBUNWOW.COMÂ - Pelatih asing PSIS Semarang, Gilbert Agius mulai terindikasi meninggalkan strategi atau formasi sepak bola modern.
Dilansir oleh TribunWow.com, formasi tiga bek tengah atau tiga pemain di jantung pertahanan kerap dikaitkan dengan strategi sepak bola modern saat ini.
Gilbert Agius kerap memakai strategi sepak bola modern tersebut sebelum menukangi PSIS Semarang.
Tepatnya, saat pelatih berkebangsaan Malta itu masih membesut Timnas U-21 Malta dan Valletta FC.
Baca juga: Profil Alfeandra Dewangga: Pemain Serba Bisa PSIS yang Pernah Buat Persib Tertarik, Ini Statistiknya
Baca juga: Gilbert Agius Beri Perubahan Lini Serang PSIS Semarang, Panser Biru-Snex Gantian Soroti Pertahanan
Gilbert Agius selalu menggunakan formasi 3-4-2-1 atau 3-4-3 saat melatih dua tim tersebut.
Namun, Gilbert agius tampaknya tak lagi menggunakan formasi tersebut setelah kini bisa mendampingi PSIS Semarang.
Indikasi itu tampak saat Gilbert Agius mendampi PSIS Semarang di dua pertandingan terakhir.
Gilbert Agius tak bisa langsung mendampingi PSIS Semarang setelah dikenalkan secara virtual beberapa waktu lalu karena masalah administrasi.
Pelatih berusia 49 tahun tersebut baru bisa mendampingi PSIS Semarang dari pinggir lapangan ketika menghadapi Persita Tangerang pada lanjutan pekan 27 Liga 1 2022/2023, Sabtu (25/2/2023).
Baca juga: Profil Delvin Rumbino Gelandang Pengangkut Air PSIS Semarang Paling Dinantikan Panser Biru-Snex
Saat itu Gilbert Agius menggunakan formasi 4-3-3 dengan menempatkan dua pemain di jantung pertahanan dan dua pemain di posisi fullback.
Selanjutnya, ketika menghadapi Bhayangkara FC di lanjutan pekan 28, Rabu (1/3/2023), Gilbert Agius menggunakan formasi yang sama.
Formasi 4-3-3 Gilbert Agius untuk PSIS Semarang gagal menghantarkan hasil positif untuk klub berjuluk Laksar Mahesa Jenar tersebut.
PSIS Semarang bermain imbang 1-1 saat menghadapi Persita Tangerang.
Sementara saat menghadapi Bhayangkara FC, anak asuh Gilbert Agius kalah secara dramatis dengan skor 2-3.
Baca juga: PSIS Semarang Kena Comeback 2-3 Bhayangkara FC, Gilbert Agius Malah Senang dan Ungkap Penyebab Kalah
Belum diketahui apa alasan Gilbert Agius tak memakai formasi sepak bola modern dengan menempatkan tiga pemain sejajar di jantung pertahanan di PSIS Semarang.