Selain itu, Seto Nurdiantoro merasa bersalah karena PSS Sleman terus-terusan kalah.
Sebagai rasa tanggung jawab sekaligus yang terbaik untuk PSS Sleman, Seto Nurdiantoro berencana angkat kaki, seperti yang dikutip dari ligaindonesiabaru.com pada Senin (27/2/2023).
“Kondisi saat ini tidak baik untuk kami. Untuk pertanggung jawaban, saya akan sampaikan ke manajemen di sisa laga yang masih cukup banyak ini, untuk saya tidak terlibat dengan tim ini lagi. Apapun itu nanti manajemen yang akan putuskan," ujar Seto Nurdiantoro.
Hal serupa sebenarnya sudah pernah dirasakan Seto Nurdiantoro di putaran pertama Liga 1 2022/2023.
Seto Nurdiantoro juga membuat PSS Sleman menelan empat kali kekalahan beruntun tepatnya di pekan ke-10 hingga ke-13.
Namun, manajemen PSS Sleman masih mempertahankan Seto Nurdiantoro.
4 Kekalahan PSS Sleman di Putaran Kedua:
Pekan ke-24: Persebaya Surabaya 4-2 PSS Sleman
Pekan ke-25: PSS Sleman 1-3 Dewa United
Pekan ke-26: Persis Solo 4-1 PSS Sleman
Pekan ke-27: PSS Sleman 1-2 Persikabo 1973
4 Kekalahan Beruntun PSS Sleman Putaran Pertama:
Pekan ke-10: Persikabo 1973 2-0 PSS Sleman
Pekan ke-11: PSS Sleman 1-2 Persita Tangerang
Pekan ke-12: Bhayangkara FC 3-1 PSS Sleman
Pekan ke-13: PSS Sleman 0-1 Madura United
Berbeda dengan kali ini, manajemen PSS Sleman tidak akan memberikan kesempatan lagi untuk Seto Nurdiantoro.
Jalan satu-satunya Seto Nurdiantoro harus membuat PSS Sleman menang dari Persita Tangerang di pekan ke-27 Liga 1 2022/2023.
Menarik dinantikan bagaimana nasib Seto Nurdiantoro di PSS Sleman selanjutnya.
(TribunWow.com)