Demi yang terbaik untuk PSS Sleman mengarungi sisa laga Liga 1 2022/2023, Seto Nurdiantoro siap angkat kaki.
“Kondisi saat ini tidak baik untuk kami. Untuk pertanggung jawaban, saya akan sampaikan ke manajemen di sisa laga yang masih cukup banyak ini, untuk saya tidak terlibat dengan tim ini lagi. Apapun itu nanti manajemen yang akan putuskan," ujar Seto Nurdiantoro.
Berbagai cara sudah dilakukan Seto Nurdiantoro untuk mendongkrak perfroma PSS Sleman.
Sayangnya para pemain PSS Sleman semakin larut dalam keterpurukan karena kekalahan beruntun yang dirasakannya.
Menarik dinantikan nasib Seto Nurdiantoro di PSS Sleman untuk selanjutnya.
Baca juga: 3 Laga Bukti Pertahanan PSS Sleman Loyo, Seto Nurdiantoro Ogah Jadikan Bek Asing Alasan Kalah
PSS Sleman Sangat Ketergantungan Muhammad Ridwan?
PSS Sleman memiliki masalah di sektor penjaga gawang dengan absennya kiper utama Muhammad Ridwan.
Gawang PSS Sleman begitu mudah dibobol oleh para lawannya hingga mengakibatkan kekalahan.
Terbaru, PSS Sleman menelan hasil minor di pekan ke-26 Liga 1 2022/2023 setelah dikalahkan Persis Solo dengan skor 1-4.
Kekalahan dari Persis Solo dirasakan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman pada Selasa (21/2/2023).
Selain itu, PSS Sleman memperpanjang rekor kalah selama tiga pertandingan berturut-turut.
Lini pertahanan PSS Sleman benar-benar bermasalah dalam tiga laga tersebut.
Pasalnya PSS Sleman selalu kebobolan lebih dari dua gol selama tiga kekalahan beruntunnya.
Faktor kiper ternyata juga berpengaruh dengan kekalahan PSS Sleman.
Semenjak kiper utama Muhamamd Ridwan absen karena cedera, PSS Sleman jadi banyak kebobolan.