TRIBUNWOW.COM - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menanggapi video viral penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo alias MDS (20).
Dilansir TribunWow.com, Hotman Paris menilai perbuatan nekat MDS, anak dari pejabat DJP Jakarta Selatan, tersebut terlalu sadis dan telah kelewatan.
Ia pun bertekad mencari lokasi penahanan pelaku yang telah membuat koma korban DA (17), putra pengurus GP Ansor.
Baca juga: Bocor Video Mario Dandy Pukuli Anak Pengurus GP Ansor, Terdengar Ucapan Tak Peduli jika Korban Tewas
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial, Kamis (24/2/2023), Hotman Paris membagikan pendapatnya.
Sembari berbaring di tempat tidur, Hotman Paris mengaku baru menonton video viral rekaman penganiayaan yang dilakukan oleh MDS.
"Saya sambil bobok pulang dari TV show, menonton video viral penganiayaan yang katanya dilakukan oleh seorang anak oknum pejabat pajak," ujar Hotman Paris.
Baca juga: Viral Pejabat Pajak Ayah Mario Dandy Akhirnya Muncul Minta Maaf, Siap Buka-bukaan soal Hartanya
Dalam video tersebut terlihat pelaku berkali-kali menendang kepala korban dengan keras.
Padahal, korban yang sudah lemas, sama sekali tak memperlihatkan perlawanan.
"Benar-benar sadis, kelewatan," imbuhnya.
Sebagai informasi, MDS kini telah ditetapkan sebagai tersangka bersama temannya, pria berinisial S (19) yang merekam video tersebut.
Hotman Paris pun menanyakan lokasi penahanan pelaku.
Ia menyatakan ingin memviralkan secara habis-habisan sosok pelaku tersebut.
"Boleh tahu dia ditahan di Polres mana atau Polda mana?," tanya Hotman Paris.
"Tolong dikasih tahu, kita mau viralkan habis-habisan."
"Tolong dikasih tahu, di mana itu kejadiannya, di Polres mana, Polda mana."
Baca juga: Viral Anak Pengurus GP Ansor Dianiaya Pengemudi Rubicon di Jaksel, Pelaku Diduga Anak Pejabat Pajak