TRIBUNWOW.COM - Kasus viral pemukulan dan pamer harta yang dilakukan oleh anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) turut menuai perhatian dari pengamat politik Rocky Gerung.
Menanggapi viralnya kasus tersebut, Rocky memberikan sindiran terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Dikutip TribunWow dari YouTube Rocky Gerung Official, Rocky menjelaskan bahwa kasus ini seperti gunung es.
Baca juga: Anaknya Hajar Orang dan Pamer Rubicon, Pejabat DJP Rafael Trisambodo Siap Ungkap Sumber Kekayaan
Rocky menjelaskan, Kementerian Keuangan kini tengah disorot gara-gara viralnya kasus pemukulan yang dilakukan oleh putra pejabat DJP.
Rocky menyimpulkan Sri Mulyani tidak memiliki kuasa untuk memonitor bawahannya.
"Sebetulnya Sri Mulyani enggak punya akses untuk memantau pejabat-pejabatnya," jelas Rocky.
Rocky menyarankan Sri Mulyani mengakui telah gagal membina karyawan di Kemenkeu.
"Kita mau lihat sebetulnya kalau beginian bukan sekadar pecat," ujar Rocky.
"Sri Mulyani mesti katakan bahwa dia gagal, saya gagal untuk menghasilkan petugas-petugas di Kementerian Keuangan yang berintegritas."
Rocky menjelaskan, Sri Mulyani pernah berjanji untuk menjadikan Departemen Keuangan sebagai model kebersihan demokrasi.
Menurut Rocky, Sri Mulyani telah gagal dan seharusnya mundur dari posisi Menkeu.
Rocky berasumsi tidak ada check and balance dalam institusi Kemenkeu.
Baca juga: Viral Kasus Anak Pejabat DJP, Dirjen Pajak Yakin Lebih Banyak Pegawai yang Jujur
Dikutip TribunWow dari Instagram @smindrawati, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah ikut turun tangan memberikan atensi pada kasus ini.
Ada dua hal yang menjadi perhatian Sri Mulyani dalam kasus ini.
Pertama adalah mengecam aksi kekerasan yang dilakukan oleh pelaku dan mendukung aparat berwenang untuk mengambil langkah hukum tegas.