TRIBUNWOW.COM - Pria berinsial MDS kini tengah menjadi pusat perhatian netizen seusai yang bersangkutan bersikap arogan memukuli orang.
MDS yang kerap memamerkan harta mewahnya di media sosial (medsos) ternyata merupakan anak dari pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan.
Dikutip TribunWow, kini politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekaligus pegiat media sosial Mohamad Guntur Romli ikut mengorek sosok MDS ini.
Baca juga: Viral Anak Pejabat DJP Jaksel Arogan Pamer Harta di TikTok, Sri Mulyani Sentil Gaya Hidup Mewah
Lewat akun Twitternya @GunRomli, Guntur Romli menemukan informasi bahwa mobil Rubicon yang digunakan oleh MDS sempat menggunakan plat palsu yang kemudian diganti.
Pajak kendaraan Rubicon tersebut juga diketahui telah menunggak.
"Mobil Rubicon yg dipake Mario Dandy pelaku penganiayaan selain pake plat palsu, juga nunggak pajak tahunannya. Ini gimana pejabat pajak kok ngemplang pajak. Kita2 disuruh taat pajak. Dianya ngemplang gimana nih @KemenkeuRI," tulis @GunRomli.
Guntur Romli turut mempertanyakan apakah pejabat DJP Jaksel sekelas eselon II mampu memiliki harta kekayaan mencapai puluhan miliar rupiah.
Selain menyoroti gaya hidup hedon pelaku, Guntur Romli Turut menjelaskan kondisi korban yang tidak sadarkan diri.
"Tadi malam saya tengok David, tdk bisa lihat, krn di ICU, hari ini masuk hari kedua tak sadar diri, saya menyabarkan & menguatkan hati bapaknya & keluarganya." tulis @GunRomli.
Dikutip TribunWow dari Instagram @smindrawati, Menteri Keuangan Sri Mulyani ikut turun tangan memberikan atensi pada kasus ini.
Ada dua hal yang menjadi perhatian Sri Mulyani dalam kasus ini.
Pertama adalah mengecam aksi kekerasan yang dilakukan oleh pelaku dan mendukung aparat berwenang untuk mengambil langkah hukum tegas.
Kedua, Sri Mulyani mengecam sikap pelaku yang kerap memamerkan gaya hidup mewahnya.
Sri Mulyani menjelaskan bagaimana gaya hidup mewah pejabat dapat mengurangi rasa kepercayaan masyarakat terhadap instansi.
Berikut caption lengkap yang ditulis oleh Sri Mulyani: