TRIBUNWOW.COM - Viral sebuah video di aplikasi media sosial (medsos) TikTok menampilkan seorang anggota polisi berpangkat Ajun Inspektur Satu (Aiptu) dibentak-bentak oleh sejumlah debt collector alias penagih utang.
Dari bet yang terpasang di seragam sang anggota polisi, yang bersangkutan diketahui bernama Evin dan tergabung dalam satuan kerja Bina Masyarakat (Binmas).
Dikutip TribunWow dari TribunJakarta, pada video tersebut dinarasikan bahwa sang anggota polisi berusaha memediasi pihak debt collector yang diduga sedang mengambil paksa mobil.
Baca juga: Viral Tangis Penyesalan Pelaku yang Buang Korban Kecelakaan hingga Tewas, Sempat Curhat Ini ke Istri
Seorang wanita yang diduga merupakan pemilik mobil sempat berdebat dengan debt collector dan meminta waktu 1 jam agar keluarga bisa datang guna mengecek keabsahan surat tetapi debt collector enggan menungu.
"Saya minta waktu 1 jam untuk keluarga saya sampai di sini dan cek keabsahan surat ini tapi oknum dc tidak mau menunggu," tulis pengunggah video yakni @clarashintareal.
Polisi bernama Evin tersebut kemudian mengarahkan agar urusan diselesaikan di Kantor Polsek.
"Pak polisi sudah mengarahkan ke polsek tapi oknum2 tidak mau," tulis @clarashintareal.
"Ini bukan mobil colongan pak," kata seorang debt collector dalam video.
Polisi tersebut kemudian menjelaskan bahwa mobil yang hendak diambil paksa ada pemiliknya yakni wanita yang tadi meminta waktu 1 jam.
Kemudian debt collector tersebut menantang wanita itu untuk menujukkan bukti berupa BPKB.
Baca juga: Helikopter Hancur, Viral Kondisi Kapolda Jambi dan Rombongan di Tengah Hutan, Ada yang Berdarah
Debt collector itu kemudian pada akhirnya tetap membawa pulang mobil meskipun polisi mencoba mengarahkan untuk diselesaikan di polsek.
"Ini bukan mobil curian kok," ucap debt collector tersebut.
"Mobil dibawa pergi tanpa izin aku sebagai pemilik," tulis @clarashintareal.
Pada kolom captionnya, akun @clarashintareal menuliskan pada saat kejadian ada 30 debt collector dan hanya ada satu anggota polisi.
Peristiwa ini diketahui terjadi di apartemen kawasan Tebet, Jakarta Selatan.