"Pelaku yang melihat ada closet di sana, langsung mengunakan itu untuk memukul korban, hingga meninggal dunia," ungkap Kasatreskrim Polres Pandeglang, AKP Shilton Silitonga.
"Korban mengalami luka di bagian leher karena terkena benturan closet."
"Pakaian korban setengah terbuka, karena berontak saat diseret pelaku," imbuhnya.
Korban Sempat Teriak Minta Tolong
Sebelum tewas, korban sempat berteriak minta tolong saat dianiaya pelaku.
Suara teriakan korban bahkan sempat terdengar siswa di sekitar lokasi kejadian.
"Saksi mengengar suara teriakan minta tolong dan suara benturan benda keras," ungkap Shilton.
Saksi berinisial AS yang kala itu menginap di mess sekolah lantas membangunan rekannya berinsial SH.
Keduanya pun berniat melerai pertengkaran pelaku dan korban.
Namun saat kedua saksi tiba di lokasi, pelaku kabur mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max miliknya.
"Saksi mengecek bersama dan melihat ada mayat yang masih berlumuran darah," ujarnya.
"Saksi melaporkan temuan mayat korban ke Polres Pandeglang."
Baca juga: Buat Publik Geram, Bripda HS Oknum Densus 88 yang Bunuh Sopir Taksi Online sampai Viral di Twitter
Curhat Korban Sebelum Dibunuh
Di sisi lain, korban sempat mengeluh capek sebelum akhirnya dibunuh RA.
Meski masih berstatus mahasiswa, korban bekerja sebagai mitra di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang sejak awal 2023.