TRIBUNWOW.COM - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra sedang dalam sorotan, khususnya dari para pendukungnya sendiri.
Meski Stefano Cugurra berhasil mempersembahkan dua trofi juara Liga 1, tetap saja, Semeton Dewata merasa khawatir dengan performa Bali United pada musim ini.
Stefano Cugurra bersama Bali United gagal meraih kemenangan pada empat laga terakhirnya di Liga 1 2022.
Termasuk kekalahan menyakitkan dari tim papan bawah Barito Putera pada pekan ke-21 dengan skor 1-2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (5/2/2023).
Baca juga: Duet Maut Persib Bandung Kini Punya Pesaing Baru, Duo Latin Milik Bhayangkara FC Terus Tebar Pesona
Baca juga: Daisuke Sato Tak Bisa Move On dari Kekalahan Persib Bandung atas Bali United, Kini Punya Misi Khusus
Sedangkan pada laga-laga sebelumnya, Bali United selalu gagal meraih kemenangan karena kebobolan di menit-menit akhir.
Kondisi itu membuat posisi Bali United mengalami penurunan dari yang sebelumnya sempat berada di runner-up sekarang terlempar di posisi keenam.
Belum lagi pada laga selanjutnya, Bali United akan menghadapi tim tak terkalahkan dalam 14 laga terakhir, yakni Persib Bandung.
Yabes Tanuri Tak Menampi Bali United Alami Penurunan
Sang CEO pun tak menampik bahwa Serdadu Tridatu saat ini dalam situasi under perform dan memperoleh hasil minor dari 4 pertandingan terakhir.
“Performa tim belakangan ini memang kurang. Tapi kami tidak sekadar melihat hasil di beberapa pertandingan terakhir,” kata Yabes Tanuri saat dikonfirmasi pada Rabu 8 Februari 2023.
Yabes lebih melihat pada proses yang dilalui Stefano Cugurra kedepannya kendati 4 laga terakhir menunjukkan hasil yang mengecewakan.
“Kami juga melihat proses dari pertandingan sebelumnya. Saya melihat semangat pemain (menghadapi Barito Putera) sudah lebih baik daripada pertandingan sebelumnya. Walaupun dalam prosesnya, hasil akhir masih belum memuaskan,” ucap dia.
Baca juga: Sindir soal Guling-guling FC, Semeton Dewata Beri Ultimatum Jelang Bali United Hadapi Persib Bandung
Desakan suporter pun untuk Teco angkat koper pun sudah sampai ke telinga Yabes Tanuri, namun demikian tentu pihaknya tak ingin buru-buru mengambil langkah seribu mendepak Teco.
Sebab menurutnya, di sini bukan andil seorang pelatih saja melainkan jajaran manajemen hingga pemain, seluruhnya, kata Yabes evaluasi adalah langkah pertama.