Di sisi lain, Dirreskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani mengatakan landasan terbang Distrik Paro memang rawan dari gangguan KKB.
Terlebih belum terdapat pos keamanan TNI-Polri di sekitar wilayah landasan.
Baca juga: Hendak Perbaiki Jembatan, 1 Anggota TNI di Maybrat Gugur Ditembak KKB, 3 Prajurit Lain Luka Berat
Faizal mengatakan wilayah Paro kini menjadi markas KKB pimpinan Egianus Kogoya.
Namun, Faizal enggan berspekulasi sebelum menemukan bukti kuat terkait penyebab terbakarnya pesawat Susi Air.
Ia juga masih menyelidiki lebih lanjut soal kemungkinan pilot dan enam penumpang disandera KKB.
"Kalau penyebab dan keberadaan pilot ini kita belum bisa pastikan karena di sana tidak ada petugas," tandasnya. (TribunWow.com)