Jokowi menegaskan, dirinya hanya menanggapi Megawati.
"Saya kan menyampaikan, Ibu Mega itu kalau memutuskan itu sangat hati-hati, tidak grusa-grusu, penuh dengan kalkulasi, penuh dengan perhitungan, tidak grusa-grusu," kata Jokowi sembari tertawa kecil.
"Saya kan menyampaikan itu menanggapi apa yang disampaikan oleh Ibu Megawati," tegasnya.
Kemudian seorang wartawan menanyakan apakah sosok grusa-grusu yang dimaksud oleh Jokowi adalah Partai Nasional Demokrat (NasDem).
Seperti yang diketahui, Partai NasDem telah memilih mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres jagoan mereka.
Menjawab pertanyaan jurnalis tersebut, Jokowi mengulangi jawaban yang sudah ia sampaikan.
"Saya menanggapi apa yang disampaikan Ibu Megawati," jawab Jokowi singkat.
Sebelumnya diberitakan, Jokowi menjelaskan, dipastikan capres PDIP di 2024 nanti adalah kader PDIP.
Pada saat menyampaikan ciri-ciri capres PDIP, Jokowi turut menyelipkan pujian kepada Megawati sekaligus sindiran kepada partai politik lain.
"Dan yang saya senang, mohon maaf Ibu Mega, Bu Mega dalam memutuskan itu betul-betul sangat hati-hati, betul-betul tenang, dan tidak grusa-grusu seperti yang lain-lainnya," ujar Jokowi.
"Didesak-desak dari manapun tidak goyah, meskipun namanya sudah di kantongnya Ibu Mega," kata dia.
Jokowi terakhir berpesan kepada semua pihak agar bersabar menanti pengumuman capres 2024 dari PDIP.
Sebagai informasi, saat ini ada dua tokoh PDIP yang populer digadang-gadang sebagai capres 2024 yakni Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Di sisi lain, dilansir TribunWow.com, Megawati Soekarnoputri bercerita bahwa dirinya diberikan mandat oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk menjabat dalam dua badan kebangsaan.
Namun, Megawati justru mengeluh dan terang-terangan menyebut Jokowi menyusahkan dirinya.
Baca juga: Kata Ganjar Pranowo dan Puan Maharani atas Kejutan Megawati di HUT ke-50 PDIP, Benarkah soal Capres?