Hal itu dapat dilihat dari jumlah kebobolan Barito Putera yang telah mencapai 29 gol dari 16 laga di putaran pertama.
Tiga kiper Barito Putera, Norhalid, Aditya Harlan dan Joko Ribowo yang tampil secara bergantian di putaran pertama tak mampu unjuk performa meyakinkan.
Sementara sosok Riyan Ardiansyah dibidik Barito Putera guna memperkuat lini belakang sisi kanan pertahanan Laskar Antasari.
Mengingat di sisi kanan Barito Putera banyak bergantung kepada sosok Bagas Kaffa.
Di sisi lain, dilihat dari peluang yang ada, potensi Barito Putera untuk mendatangkan keduanya sekaligus terhitung tipis.
Pasalnya, Riyan Ardiansyah merupakan pemain andalan PSIS Semarang di putaran pertama.
Bahkan, ia kerap menyumbangkan sumbangsih gol bagi Laskar Mahesa Jenar di momen-momen krusial.
Total 4 gol telah dilesatkan Riyan Ardiansyah untuk PSIS Semarang dari 12 pertandingannya di putaran pertama.
Sedangkan peluang Barito Putera untuk mendatangkan Ray Redondo terbilang cukup terbuka.
Hal itu tak terlepas dari rumor yang beredar terkait keberhasilan PSIS Semarang menggaet kiper berlabel Timnas Indonesia berusia 21 tahun, Adi Satryo.
Jika PSIS Semarang ingin mempertahankan keduanya, maka tim manajemen harus segera melakukan langkah preventif dan bersiaga terakit dengan manuver transfer yang dilakukan oleh Barito Putera.
Menarik dinantikan akankah manuver transfer Barito Putera intai dua sosok penting PSIS Semarang dapat terealisasikan, atau justru bakal ada nama kejutan lainnya yang akan merapat. (TribunWow.com)