Hotman Paris dan Kontroversinya

Wanti-wanti Hotman Paris, Razman Nasution: Jangankan di Dunia, di Akhirat pun Saya Siap Tempur

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase foto Hotman Paris Hutapea (kiri) dan Razman Arif Nasution (kanan). Terbaru, Razman Nasution mengaku enggan berdamai dengan Hotman Paris hingga ke akhirat.

Melalui akun Instagram @hotmanparisofficial, Hotman Paris terang-terangan mendesak polisi menangkap Razman Nasution.

Dalam video singkat yang diunggahnya, Hotman mengaku mendapat banyak laporan berisi keluh kesah pelapor dugaan kasus ijazah palsu sang pengacara.

"Ada beberapa pelapor dalam kasus dugaan ijazah palsu oleh oknum pengacara yang telah dilaporkan ke kepolisian," ungkap Hotman.

"Beberapa pelapor mengeluh pada Hotman 911, mereka kecewa kenapa sampai hari ini belum tersangka."

Hotman lantas membahas alasan polisi belum juga menetapkan Razman sebagai tersangka.

Pengacara kaya raya itu menilai alasan polisi sangat mudah dijawab olehnya.

Kolase tangkapan layar unggahan akun Instagram pengacara Hotman Paris Hutapea, Jumat (6/1/2023). Hotman Paris kembali mengungkit dugaan ijazah palsu milik Razman Nasution. (Instagram @hotmanparisofficial)

Baca juga: Dilaporkan RZ, NR Datangi Hotman Paris di Kopi Johny untuk Minta Bantuan, Ini Kata sang Pengacara

"Katanya penyidik masih menunggu bukti penggunaan ijazah tersebut," ujar Hotman.

"Padahal secara logika normal, penggunaannya kan gampang banget."

"Kalau seseorang mengaku sarjana hukum berarti itu penggunaan."

"Kalau seseorang menandatangani surat kuasa dengan mengaku pengacara berarti itu penggunaan ijazah," imbuhnya.

Menurut Hotman, Razman sudah berkali-kali memanfaatkan ijazah yang diduga palsu tersebut.

Ia pun turut menyinggung kantor hukum yang didirikan Razman.

Baca juga: dr Richard Lee Nikmati Konser Musik sampai Berjoget, Hotman Paris sentil Razman: Dia Makin Ceria

"Kalau seseorang membuka kantor pengacara, mengaku pengacara, berarti itu penggunaan ijazah," kata Hotman.

"Inti pokoknya adalah begitu bisa dibuktikan bahwa ijazah itu tidak terdaftar di DIKTI maka penggunaannya sangat gampang pembuktiannya."

"Jadi yang penting adalah apakah benar terbukti bahwa ada universitasnya, kuliahnya, berapa uang kuliah dibayar, apa mahasiswa itu terdaftar di Dikti."

"Kalau itu tidak ada, maka dugaan ijazah palsu sudah mengarah hampir gampang dibuktikan," tandasnya. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait