TRIBUNWOW.COM - Tak disangka Persikabo 1973 melepas pelatihnya Djajang Nurdjaman setelah putaran pertama Liga 1 2022/2023.
Padahal Djajang Nurdjaman bisa membuat Persikabo 1973 bersaing di papan atas.
Meski akhirnya Persikabo 1973 belum pernah menang selama enam pertandingan terakhirnya di Liga 1 2022/2023.
Baca juga: Arema FC dan PSS Sleman Potensi Adu Sikut Gaet Jonathan Cantillana, Segini Harganya di PSIS Semarang
Persikabo 1973 kini berada di peringkat ke-9 klasemen sementara Liga 1 2022/2023.
Banyak yang menyayangkan Persikabo 1973 melepas Djajang Nurdjaman untuk putaran kedua.
Dilansir TribunWow.com dari akun Instagram @officialpersikabo pada Selas (4/1/2022), banyak suporter Persikabo 1973 yang resah dengan dilepasnya Djajang Nurdjaman.
Tepatnya di unggahan yang memperlihatkan Persikabo 1973 mengumumkan mengakhiri kerja sama dengan Djajang Nurdjaman.
"Salahkan kepemimpinan wasit, bukan Coachnya ,, sudah berapa point yg hilang Atas kinerja mereka," komentar akun @vickok42.
"Padahal semenjak coach djanur melatih, penguasaan bola Persikabo udah mulai bagus. Bermain umpan2 pendek, tinggal nambah pemain bagus aja. Bukannya malah pelatihnya yg out," tulis akun @rdani_13.
"Padahal Coach janur bagus dri awal liga kenapa di pecat Tim ga percaya Proses, maunya instan," komentar akun @arryariansyahsuhadi_.
Baca juga: Sinyal Transfer Mengerikan PSIS Semarang: Bidik Tandem Carlos Fortes saat di Braga B, Ini Sosoknya
Kendati demikian ada beberapa suporter PSIS Semarang, yakni Panser Biru dan Snex yang ikut memberikan komentar.
Panser Biru dan Snex membujuk Djajang Nurdjaman lebih baik bergabung PSIS Semarang untuk putaran kedua.
Mengingat PSIS Semarang kini ditangani oleh Ian Andrew Gillan yang sebelumnya menjabat sebagai direktur teknik.
Panser Biru dan Snex meragukan kualitas Ian Andrew Gillan yang minim pengalaman menjadi pelatih kepala.
Oleh karena itu, Panser Biru dan Snex ingin manajemen PSIS Semarang mencari pelatih yang jelas-jelas berkualitas.