Terkini Nasional

Para Partai Pendukung Jokowi Disebut Manfaatkan Momen Depak NasDem dari Kabinet, Pengamat: Itu Wajar

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dari kiri ke kanan: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Komunikasi dan Informatika Johhny G Plate. Ketiganya merupakan kader dari Partai NasDem yang mendapat kursi kementerian dalam kabinet Jokowi.

TRIBUNWOW.COM - Isu reshuffle kabinet berembus kuat setelah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan statement abu-abu terkait kemungkinan adanya reshufffle.

Sejumlah pengamat politik melihat reshuffle yang kemungkinan akan dilakukan oleh Jokowi memiliki kaitan dengan sikap Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024.

Dikutip TribunWow dari Tribunnews, pengamat politik melihat para partai politik (parpol) koalisi Jokowi ikut memanfaatkan momen ini untuk mendepak NasDem dari kabinet.

Baca juga: Anies Baswedan Terancam Kalah sebelum Pilpres 2024 Mulai, Pengamat Prediksi Manuver Demokrat dan PKS

Hal ini disampaikan oleh Analis Politik dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago.

"Dorongan dari anggota koalisi lainnya agar NasDem keluar dari pemerintahan itu hal wajar dengan kuatnya percaturan politik 2024," kata Arifki, dalam keterangan yang diterima, Minggu (25/12/2022).

Arifki mengatakan, apabila NasDem terdepak, otomatis kursi kementerian yang kosong dapat diisi oleh kader dari parpol lain.

Menurut penjelasan, Arifki, secara pribadi Jokowi sebenarnya tidak akan terbebani untuk melakukan reshuffle kabinet.

"Secara pribadi Jokowi tidak terbebani karena tidak lagi maju sebagai capres. Tetapi, narasi politik pasca 2024 tentu akan lebih sulit dan menyebabkan Jokowi atau parpol lain juga berkepentingan," ujar Arifki.

Dikutip TribunWow dari Tribunnews, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno meyakini Anies Baswedan memiliki pengaruh besar terhadap isu reshuffle yang kemungkinan akan dilakukan oleh Jokowi.

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Diprediksi Menang dari Anies dan Prabowo jika Pilpres Dilaksanakan saat Ini

"Kalau kita membaca konteks ini, memang rasa-rasanya isu reshuffle ini kan berhembus mengarah pada apa yang dilakukan oleh NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan," kata Adi dalam tayangan Program 'Kompas Petang' Kompas TV, Sabtu (24/12/2022).

Adi lalu menyoroti pernyataan elite PDIP yang ikut berkomentar soal isu reshuffle.

Adi pertama mengutip pernyataan Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto yang menyatakan 'biru lepas dari koalisi'.

Selanjutnya Adi juga mengungkit pernyataan Ketua Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Perjuangan Djarot Saiful Hidayat.

Djarot menyebut ada dua menteri Jokowi yang kinerjanya peru dievaluasi.

Pertama adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, kedua adalah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

Halaman
123