Pilpres 2024

Anies Baswedan Terancam Kalah sebelum Pilpres 2024 Mulai, Pengamat Prediksi Manuver Demokrat dan PKS

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Capres 2024 Partai NasDem, Anies Baswedan mengunjungi Rumah Doa Alfa Omega di Papua, 18 Desember 2022.

Dikutip TribunWow dari YouTube Tribunnews, di sisi lain, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh telah tegas menyatakan tidak akan memilih siapa cawapres yang akan mendampingi Anies.

Surya Paloh menyatakan NasDem memberikan otoritas penuh kepada Anies untuk memilih pendampingnya sendiri.

"Bagaimana kita tiba-tiba mau pilih wakil presiden yang tiba-tiba enggak cocok sama diri dia (Anies)," ujar Surya Paloh.

"Itu belum apa-apa sudah cari penyakit namanya."

Baca juga: Diusung Jadi Capres 2024 NasDem, Anies Sempat Jadi Bahan Obrolan Jokowi dan Surya Paloh

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketum NasDem Surya Paloh dalam konferensi pers (konpers) seputar Pilpres 2024, Senin (3/10/2022). (YouTube Tribunnews)

Menurut Surya Paloh yang menjadi prioritas adalah solidaritas, kekompakan dan harmoni.

"Ketika kita yakin memilih calon presiden kita, kita harus yakin juga beri kesempatan dia," ujar Surya Paloh.

"Pilih wakil yang paling bagus untuk kamu, untuk bangsa ini," tegasnya.

Pengumuman Anies sebagai capres NasDem dilaksanakan jauh lebih cepat dari wacana awal yang disebut akan diumumkan pada 10 November 2022 mendatang.

Dikutip TribunWow dari YouTube Tribunnews, dalam konferensi pers, Ketum NasDem Surya Paloh menyatakan tidak ada alasan khusus mengapa pengumuman Anies sebagai capres dari NasDem dikebut begitu cepat.

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Ada Prediksi Pemilu 2 Putaran jika Ganjar, Anies dan Prabowo Maju Bersama

"Sederhana," ujar Surya Paloh.

Surya Paloh menjelaskan, dirinya merasa hari Senin ini adalah hari yang baik.

Ia juga menyampaikan, di dalam internal Partai NasDem tidak memerlukan banyak birokrasi untuk mengambil keputusan.

Surya Paloh juga menegaskan tidak ada kaitannya antara pengumuman Anies sebagai capres dengan gerak-gerik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Mana kita tahu, karena yang saya tahu tidak ada kaitannya," kata Surya Paloh.

"Semua berjalan masing-masing," jelas Surya Paloh.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) duduk berdampingan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri acara pelantikan pengurus DPD Partai Demokrat DKI Jakarta dan Maluku Utara di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (15/3/2022). (KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

(TribunWow.com/Anung/Via)

Berita lain terkait Anies Baswedan