Konflik Rusia Vs Ukraina

Ukraina Butuh Suntikan Dana 1 Miliar Dolar dengan Cepat untuk Kembali Pulihkan Infrastruktur

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kondisi ibu kota Ukraina, Kyiv setelah dihantam puluhan rudal Rusia pada Senin (10/10/2022) pagi. Berkonflik dengan Rusia, Ukraina membutuhkan bantuan cepat senilai 1 miliar dolar Amerika Serikat untuk pemulihan.

TRIBUNWOW.COM - Ukraina membutuhkan bantuan cepat senilai 1 miliar dolar Amerika Serikat setelah terkena invasi Rusia.

Dikutip dari Channel News Asia, biaya tersebut digunakan untuk mengembalikan jaringan listrik dan sistem pemanas dengan normal, Senin (12/12/2022).

Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal dalam pidatonya mengatakan serangan udara Rusia dalam beberapa pekan telah mengakibatkan banyak kerusakan.

Baca juga: Drone Iran Kembali Berulah, Dipakai Rusia Serang Kelistrikan dan Buat Kota Ukraina Gelap Gulita

Hal itu dikatakan Shymhal dalam pidato pertemuan Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan.

Kerusakan yang dialami Ukraina meliputi setngah dari fasilitas infrastruktur utama n egara itu.

Sementara pekerajaan restorasi membutuhkan tiga tahap.

"Prioritas utama sekatang tetap bertahan hidup," ujar Shmyhal.

Baca juga: Ukraina Temukan Asal Bom Surat ke Kedutaannya di Berbagai Negara, Diduga Dikirim Pihak Profesional

"Penting untuk memulihkan infrastruktur dan sektor energi dalam melewati musim dingin," tambahnya.

"Perkiraan biaya bantuan mendesak sektor listrik mencapi 500 juta dolar Amerika Serikat."

Sementara untuk biaya bantuan mendesak sektor pemanas terpusat mencapai lebih dari 500 juta dolar Amerika Serikat.

Baca juga: Zelensky Maju ke Garis Depan Perang Ukraina Vs Rusia, Motivasi Para Tentara di Tengah Udara Beku

Rusia telah meluncurkan serangan rudal dan drone ke fasilitas energi Ukraina.

Sebelumnya, pakar energi telah bekerja untuk memulihkan jaringan di Kota Laut Hitam Odessa setelah pemogokan akhir pekan.

Dua fasilitas itu menyebabtakn 1,4 juta pelanggan tak mendapatkan aliran listrik. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)