TRIBUNWOW.COM - Sosok Mateu Lahoz menyita perhatian seusai memberikan total 17 kartu di laga perempat final Piala Dunia 2022 antara Timnas Belanda kontra Timnas Argentina.
Dilansir TribunWow.com, dalam laga Timnas Belanda kontra Timnas Argentina, Mateu Lahoz total berikan 17 kartu dengan rincian 9 kartu untuk Le Abiceleste dan 7 kartu untuk d'Oranje.
Bahkan, Timnas Belanda harus puas menelan pil pahit seusai pemain andalannya, Denzel Dumfries mendapatkan kartu kuning kedua atau kartu merah di menit ke-120.
Sementara di kubu Timnas Argentina, sang pelatih, Lionel Scaloni juga turut mendpatakan kartu kuning imbas aksi protesnya di laga tersebut.
Baca juga: Nasib Apes Neymar Junior: Golnya Bawa Brasil 10 Menit Saja ke Babak Semi Final Piala Dunia 2022
Lantas, siapakah sosok Mateu Lahoz?
Mateu Lahoz merupakan wasit berkebangsaan Spanyol yang lahir di Algimia de Alfara, 45 tahun silam.
Tercatat, Mateu Lahoz telah menjadi wasit FIFA sejak tahun 2011.
Atau tiga tahun seusai mencatatkan debutnya dalam memimpin pertandingan pada 13 September 2008.
Beberapa ajang bergengsi pernah dipimpin oleh Mateu seperti Olimpiade 2016, Liga Champions, Piala Dunia, hingga kejuaran Eropa UEFA Nations League 2020.
Total di musim 2022/2023, Mateu telah bukukan 13 laga dengan total 47 kartu kuning, dan 3 kartu kuning kedua serta 4 kali berikan penalti.
Baca juga: Drama Match Argentina Vs Belanda, Bangku Cadangan Tim Oranje Ditendang Bola hingga Messi Ikut Panas
Catatan itu tentunya belum direkap dengan apa yang ia catatkan di Piala Dunia 2022.
Lantas, apa kontroversi yang pernah ia lakukan dalam kariernya memimpin sebuag pertandingan?
Dilansir TribunWow.com, sosok Mateu Lahoz pernah catatkan kontroversi ketika memimpin laga Manchester City vs Liverpool di partai leg kedua perempat final UEFA Champions League (11/4/2018).
Saat itu, Guardiola memprotes keputusan wasit Mateu Lehoz yang menganulir gol dari Leryo Sane di menit ke-43.
Ketika akan keluar lapangan, Pep Guardiola meneriaki wasit Lehoz dengan menyebutnya dengan kata-kata "A Callar, A Callar" dalam bahasa Spanyol yang berarti diamlah.