Seusai pura-pura menggelar ajang pencarian bakat, Ridwan Kamil membeberkan hasil dialognya bersama para pengungsi terkait kebutuhan logistik.
"Saya sedang di Desa Sukajaya di penampungan sementara di Cugenang. Tadi ada curhatan memilih kearifan lokal untuk logistik. Coba kita survey," kata Ridwan Kamil.
"Mending roti atau mending ikan asin?"
"Ikan asin," seru para pengungsi secara serentak.
"99 persen mencoblos ikan asin," ujar Ridwan Kamil disambut tawa para pengungsi.
Di kolom keterangan, Ridwan Kamil menuturkan perlunya kegiatan serupa untuk menyembuhkan trauma anak-anak dan para pengungsi.
Ia pun mengundang para psikolog hingga musisi untuk terjun menghibur anak-anak di tenda penampungan.
"MENGHIBUR ANAK-ANAK,
Sebagai bagian dari trauma healing yang harus kita kerjakan, mengingat mereka akan cukup lama di tenda pengungsian.
Relawan Penghibur, musisi bergitar, psikolog ditunggu bantuan tenaga dan ilmunya untuk menjaga mental anak-anak agar selalu ceria dan bersemangat.
Hatur Nuhun," tulis Ridwan Kamil.
Baca juga: Berita Ridwan Kamil: Bersama Jokowi Kunjungi Korban Gempa Cianjur, Disambut Ratapan hingga Tangisan
Soroti Pengungsi Pria Pakai Daster
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memperlihatkan potret unik bapak-bapak korban gempa di Cianjur, Jawa Barat.
Dilansir TribunWow.com, di tengah petaka yang terjadi, para pria tersebut masih mampu menertawakan kondisi mereka di pengungsian.
Bagaimana tidak, para bapak-bapak tersebut justru berpose jenaka mengenakan daster dan gamis hasil sumbangan dari para donatur.
Baca juga: Berita Ridwan Kamil: Bantuan Gempa Cianjur Dicegat, RK Bagikan Nomor Hp Kapolda Jabar untuk Laporan