Gempa di Cianjur

Dimarahi TNI hingga Terbentur Spion, Ini Kisah Unik Mensos Risma saat Kunjungi Korban Gempa Cianjur

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Elfan Fajar Nugroho
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Sosial Tri Rismaharini terbentur spion truk saat mengunjungi korban gempa di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).

Momen tersebut disiarkan dalam tayangan di kanal YouTube KOMPASTV, Selasa (22/11/2022).

Terlihat Jokowi membagikan makanan siap saji kepada seluruh warga di pengungsian lapangan Joglo, Jawa Barat.

Ia juga memberikan bantuan berupa sembako dan tak segan melakukan interaksi langsung para warga.

"Bapak, bapak," teriak para warga sembari mengulurkan tangan.

Sempat terdengar suara tangisan dan ucapan terima kasih dari sejumlah warga yang mendapat bantuan.

Kemudian, ia masuk ke dalam sebuah posko bersama para pendamping antara lain Ridwan Kamil, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala BNPB Suharyanto, dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Selain itu juga Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, dan Bupati Cianjur Herman Suherman.

Selanjutnya, Jokowi dijadwalkan akan mengunjungi korban luka di RSUD Sayang Cianjur.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jabar, Selasa (22/11/2022). Terlihat Jokowi didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hingga Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (BPMI Setpres/Laily Rachev)

Baca juga: Ratap Tangis Korban Gempa Cianjur: Ya Allah, Anak Saya Enggak Tahu di Mana, yang 1 Meninggal

Pada malam sebelumnya, Senin (12/11/2022), Ridwan Kamil sempat menyampaikan kondisi terkini para korban gempa Cianjur.

Disampaikan bahwa data sementara menyebutkan ada 162 korban meninggal, sementara 326 lainnya luka-luka.

"Tercatat di call center BPBD, mohon izin menyampaikan berita buruk, ada 162 yang meninggal dunia. 326 luka-luka, mayoritas patah tulang dan berhubungan dengan luka karena tertimpa atau benda tajam," kata Ridwan Kamil dikutip KOMPASTV, Selasa (22/11/2022).

"13.784 pengungsi akan kita sebar di 14 titik pengungsian."

Akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,6 tersebut, sebanyak lebih dari 2 ribu rumah rusak berat.

Sedangkan sejumlah jalan tertutup longsoran hingga menyebabkan sejumlah desa terisolasi.

"Kemudian rumah rusak dari skala rusak dari 60 persen sampai hampir 100 persen kurang lebih ada 2.345 unit rumah," beber Ridwan Kamil.

Halaman
1234