"Langsung kencang (gempanya), pas mau keluar (dari rumah) lari, ambruk temboknya," tutur Fadillah dikutip TribunnewsBogor.com.
"Nggak semua bagian rumah ambruk, tapi ada rumah lain yang hampir semuanya ambruk."
Sementara itu, Yayah (58), warga kelurahan Pamoyan, Kabupaten Cianjur mengaku mengalami luka di bagian tangan.
Luka tersebut diperolehnya lantaran tertimpa bangunan yang ambruk di dekatnya.
Namun, Yayah bersyukur berhasil menyelamatkan sang cucu saat atap dari gedung di dekat mereka runtuh.
"Tadi getarannya cukup besar, saya pun sempat menyelamatkan cucu, karena atap dari gedung sebelah ambruk," ucap Yayah dikutip TribunJabar.id.
Baca juga: Potret Adik Dinar Candy yang Hilang Pasca-gempa di Cianjur, Masjid dan Bangunan Ponpes Luluh Lantak
Kondisi Polda Metro Jaya seusai Gempa
Gempa Magnitudo 5,6 terpusat di 10 km Barat Daya dari Kota Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).
Dilansir TribunWow.com, gempa tersebut sempat membuat warga panik.
Reporter Tribunnews.com yang berada di Polda Metro Jaya mengatakan awak media turut berlarian menjauhi gedung.
Baca juga: Gempa Magnitudo 5,6 di Cianjur Dirasakan Warga Jakarta, Sejumlah Bangunan Rusak hingga Timpa Mobil
Melalui siaran langsung Facebook, reporter tersebut menunjukkan kondisi Polda Metro Jaya saat terjadi gempa.
Sejumlah awak media terlihat tetap berada di luar meski gempa sudah berlalu.
"Getaran tidak terlalu lama tapi cukup terasa hingga sejumlah awak media di Polda Metro Jaya berhamburan ke luar," ujarnya.
"Tidak ada dampak yang terjadi, hanya terjadi kepanikan."
Baca juga: Gempa Bumi di Cianjur Jawa Barat Terasa hingga Jakarta, ASN di Balai Kota Berhamburan Keluar
Gempa Terasa hingga Wilayah Jakarta