TRIBUNWOW.COM - Mega bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo bakal mendapat hukuman berat dari Manchester United setelah kedapatan melakukan wawancara kontroversi jelang Piala Dunia 2022.
Dilansir TribunWow.com, Cristiano Ronaldo yang kini berusia 37 tahun tersebut memang tengah kesulitan menembus tim inti Manchester United di musim 2022/2023 ini.
Padahal, Cristiano Ronaldo sendiri membutuhkan jatah bermain reguler untuk mempersiapkan diri menjelang Piala Dunia 2022, di mana penyerang Manchester United tersebut bakal menjadi tumpuan utama Timnas Portugal.
Nahas, Cristiano Ronaldo justru kerap dicadangkan oleh pelatih anyar Manchester United, Erik ten Hag.
Baca juga: Jelang Piala Dunia 2022, Cristiano Ronaldo Malah Berulah Beri Kritik Pedas pada Manchester United
Baru-baru ini, Cristiano Ronaldo membuat kontroversi setelah diundang ke dalam sesi wawancara yang diadakan wartawan terkenal asal Inggris, Piers Morgan.
Dilansir TribunWow.com dari Metro.co.uk pada Senin (14/11/2022), Cristiano Ronaldo melakukan kontroversi dengan menyalahkan sosok Erik ten Hag, direksi dari Manchester United, dan nilai-nilai yang dimiliki oleh klub berjuluk Setan Merah tersebut.
Wawancara kontroversial Cristiano Ronaldo dengan Piers Morgan muncul setelah Manchester United menang 2-1 atas Fulham di Liga Primer Inggris pada Minggu (13/11/2022) lalu.
Cristiano Ronaldo melewatkan laga Manchester United melawan Fulham karena sedang sakit, dan juga melewatkan laga di ajang Carabao Cup melawan Aston Villa pada Kamis (10/11/2022) lalu.
Sebelumnya, Cristiano Ronaldo juga sempat dikabarkan ingin segera meninggalkan Manchester United di musim 2022/2023 ini, sebelum akhirnya kini menjadi pelapis dari Marcus Rashford dan juga Anthony Martial.
Baca juga: Rapor Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Jelang Piala Dunia 2022 Qatar, Mana yang Lebih Baik?
Dalam wawancaranya dengan Piers Morgan, Cristiano Ronaldo membuat beberapa pernyataan kontroversial terkait dengan situasinya di Manchester United musim ini.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com pada Selasa (15/11/2022), pernyataan kontroversial Cristiano Ronaldo menyeret beberapa pihak dari sang pelatih Erik ten Hag hingga mantan rekan setimnya saat masih bermain di Manchester United, Wayne Rooney.
Cristiano Ronaldo menegaskan bahwa ia merasa dikhianati dan dijadikan kambing hitam oleh Manchester United sejak musim lalu, di mana ia membeberkan bahwa ada beberapa pihak yang menginginkannya hengkang dari klub asal kota Manchester tersebut.
Bahkan, hubungan Cristiano Ronaldo dengan Erik ten Hag diyakini sudah meretak sejak sang bintang asal Portugal tersebut menolak bermain dan pulang lebih awal sebelum pertandingan Manchester United melawan Tottenham di Liga Inggris berakhir.
Cristiano Ronaldo juga mengkritik beberapa keputusan Manchester United seperti mendatangkan Ralf Rangnick seusai memecat Ole Gunnar Solksjaer dan yang tak melakukan perubahan apapun selama ia pergi dari Setan Merah.
Cristiano Ronaldo sejatinya selangkah lagi bergabung dengan Manchester City di musim 2021/2022 lalu, sebelum akhirnya ia ditelfon Sir Alex Ferguson untuk kembali ke Manchester United, namun keputusan tersebut membuatnya kecewa karena perlakuan klubnya yang sangat buruk.