Setelah itu, warga pun membawa korban ke RSUD Iskandardinata Soreang.
Pada saat dibawa tersebut, CAM belum meninggal.
Korban dinyatakan meninggal sesampainya di RSUD Iskandardinata.
Baca juga: Anak Keluarga di Kalideres Diduga 2 Minggu Hidup dengan Mayat sebelum Tewas, Terungkap Bukti Berikut
Sempat Dikira Pencurian hingga Sempat Diadang Emak-emak
Awalnya warga kompleks Gading Tutuka, Kabupaten Bandung mengira pembunuhan terhadap korban adalah bentuk kriminal pencurian.
Masih dikutip dari Tribun Jabar, hal tersebut berawal dari foto pelaku dan korban yang berlumuran darah menyebar di grup-grup WhatsApp kompleks.
Pelaku disebut memiliki gelagat aneh di kompleks tersebut yang terekam kamera CCTV.
Lantas, FA pun masuk ke sebuah rumah dan diduga hendak melakukan pencurian.
Warga pun sempat menduga penusukan berujung tewasnya korban lantaran pelaku ketahuan korban akan mencuri di rumahnya.
Setelah itu, pelaku pun kabur meninggalkan lokasi kejadian.
Sebelum kabur, ibu-ibu kompleks perumahan itu disebut sempat akan menangkap FA.
Namun, aksi penangkapan itu tak berlanjut karena pelaku membawa pisau.
Sempat Kerjakan Tugas Akhir dan Dijenguk sang Ayah
Sebelum peristiwa nahas terjadi, CAM disebut tengah mengerjakan tugas akhir.
Sebagai informasi, korban merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpad tahun 2018.