Liga 1

Persija Jakarta Rasa Brasil Sudah Perlahan Luntur dan Hilang, Aroma-aroma Eropa Semakin Menyengat

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase foto pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll (kiri) dan skuad Macan Kemayoran di gelaran Liga 1 2022 (kanan). Era Brasil di skuad Persija Jakarta perlahan pasti semakin hilang, pemain eropa semakin menyengat.

Pelatih yang akrab disapa dengan Teco itu mampu membawa Persija Jakarta menjadi jawara Liga 1 2018 dan Piala Presiden 2018.

Menarik dinantikan kiprah Persija Jakarta di era masa eropa yang semakin kental di skuad Macan Kemayoran di bawah asuhan Thomas Doll.

Skuad Persija Jakarta di gelaran Liga 1 2022. Sosok mesin penggerak Persija Jakarta bukan Hanno Behrens. (Instagram @syahrian.abimanyu)

Persija Jakarta Rasa Eropa Semakin Kental 

Skuad Persija Jakarta rasa eropa semakin terasa di era kepelatihan pelatih asal Jerman, Thomas Doll.

Dilansir TribunWow.com, sejatinya, Persija Jakarta tak hanya musim ini saja akrab dengan pemain berbau Eropa.

Seperti halnya yang dilakukan Persija Jakarta saat merekrut Joan Tomas Campasol di Liga 1 2018-2019 dan juga Marco Motta di Liga 1 2020-2021.

Joan Tomas Campasol didatangkan Persija Jakarta di era kepelatihan Julio Banuelos dari klub asal Yunani, PAS Lamia.

Baca juga: Anak Emas Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Bukan Asnawi, Ternyata Eks Bidikan Persija, Cek Buktinya

Sementara Marco Motta digaet Persija Jakarta dengan status tanpa klub setelah sebelumnya memperkuat klub Liga Siprus, Omonia Nicosia.

Tak lupa sosok pemain asal eropa Persija Jakarta yang paling sensasional dan sudah banyak dianggap sebagai legenda adalah Marko Simic.

Selama hampir empat musim memperkuat Persija Jakarta, Simic melakukan tugasnya sempurna di lini depan Persija Jakarta.

Total 111 pertandingan telah dilakoni striker asal Kroasia itu dengan catatkan 73 gol dan 6 assist serta 9448 menit bermain.

Marko Simic (kiri) dan perayaan juara Liga 1 2018 Persija Jakarta (kanan) pada postingan Instagram @markosimic_77.

Baca juga: Persija Jakarta Darurat Bek? 2 Pemain Dekati Pensiun, Pemain Bhayangkara FC dan Barito Bisa Dilirik

Catatan itu menjadi catatan terbaik striker sepanjang masa Persija Jakarta.

Dan kini, potensi penerus bahkan pendobrak hegemoni statistik mengerikan Marko Simic ada di era Michael Krmencik.

Didatangkan Persija Jakarta pada bursa transfer awal musim Liga 1 2022 bersama Ondrej Kudela, Michael Krmencik jadi satu striker yang terhitung cepat beradaptasi di Liga Indonesia.

Di awal kiprahnya selama 9 pertandingan di Persija Jakarta, Michael Krmencik mampu bukukan 5 gol dari 737 menit bermain.

Halaman
123