TRIBUNWOW.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sempat menyampaikan sebuah pidato terkait sosok calon presiden (capres) 2024 saat menghadiri HUT Golkar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2022) kemarin.
Dalam pidato tersebut Jokowi menyampaikan agar jangan sembrono atau gegabah menentukan capres 2024.
Dikutip TribunWow dari tvonenews, banyak pihak mengartikan pidato Jokowi ini merupakan sindiran untuk Partai Nasional Demokrat (NasDem).
Baca juga: Beda Nasib dari Anies, Prabowo Disebut Selamat dari Hujatan karena Mesra dengan Jokowi dan Megawati
Seperti yang diketahui, Partai NasDem telah memilih mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres jagoan mereka.
Deklarasi Anies sebagai capres juga telah dilakukan oleh Partai NasDem.
Menanggapi pidato tersebut, Reiza Patters selaku relawan Anies beranggapan Jokowi memang menyindir Partai NasDem.
"Kita senang-senang saja digituin terus," ujar Reiza dalam acara AKIP tvOne, Jumat (28/10/2022).
"Karena selama lima tahun Anies jadi gubernur digituin terus (disindir -red)."
Reiza berpendapat, kritikan dan sindiran justru membangkitkan empati publik terhadap Anies.
Menurut Reiza, hal ini merupakan berkah terselubung atau blessing in disguise.
"Akhirnya Mas Anies elektabilitasnya ada di tiga besar terus menerus," ungkapnya.
Di sisi lain, Partai NasDem merasa Anies tengah diserang oleh oknum petinggi partai politik tertentu.
Oknum ini disebut berusaha merusak hubungan baik antara Anies dengan Jokowi namun gagal.
Dikutip TribunWow dari Kompas, kecurigaan ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Nasdem Hermawi Taslim.
Baca juga: Beri Wejangan soal Capres 2024 di HUT Golkar, Jokowi Disebut Sindir soal Anies Baswedan
Taslim menyebut ada oknum elite parpol yang menggunakan siasat politik kompor.