Terkini Daerah

Berita Ridwan Kamil- Minta Maaf Buntut Kritik LRT Palembang Proyek Gagal, RK: Kebiasaan Mantan Dosen

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Selasa (2/8/2022). Terbaru, Ridwan Kamil meminta maaf atas kritik pedasnya terhadap LRT Palembang, Senin (24/10/2022).

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta maaf atas kritik pedasnya terhadap proyek LRT Palembang, di Sumatera Selatan.

Dilansir TribunWow.com, dalam diskusi Studi Pembangunan di Jababeka terkait transportasi, Ridwan Kamil menyebut LRT Palembang tidak mampu menarik penumpang.

Ridwan Kamil pun beralasan bahwa pernyataannya tersebut berkaitan dengan kebiasaannya sebagai seorang pengajar yang kerap memberikan contoh lewat studi kasus.

Baca juga: Berita Ridwan Kamil: Ungkap Potensi Masuk Golkar hingga Isu Jadi Cawapres Prabowo Subianto

Diketahui, pernyataan Ridwan Kamil terkait LRT Palembang disampaikan dala diskusi di Fablab Correctio Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, Jumat (21/10/2022).

Pernyataan tersebut menuai kontra dari pengamat transportasi Universitas Sriwijaya Erika Buchari.

Menurut Erika, Ridwan Kamil kurang update dengan kondisi di Sumatera Selatan.

Ia juga meminta Ridwan Kamil untuk fokus menyelesaikan persoalan di Jawa Barat daripada ikut mengurusi Palembang.

Menanggapi kecaman terhadap dirinya, Ridwan Kamil mengunggah tulisan berisi penjelasan permintaan maaf lewat akun Instagram @ridwankamil, Senin (24/10/2022).

Rupanya, perkataan Ridwan Kamil terkait LRT Palembang merupakan respons atas usul developer untuk membangun MRT Bekasi-Karawang.

"Dalam diskusi, ada developer di Bekasi-Karawang tiba-tiba meminta dibangunkan MRT. Saya menjawab dengan berargumentasi :

1. MRT itu mahal sekali, Rp 1 Triliun per KM. Tidak ada anggaran pemerintah daerah yang sanggup kecuali DKI mungkin.

2. Kedua populasi harus besar supaya penuh dan balik modal cepat.

3. Harus terkoneksi dengan feeder dan jaringannya harus luas.

4. Jika populasi sedikit nanti ada tantangan seperti LRT Palembang yang kondisi ridershipnya penumpang hariannya belum maksimal (Berdasarkan penglihatan saya saat kunjungan terakhir)," tulis Ridwan Kamil.

LRT - Kereta ringan Light Rail Transit (LRT) melakukan uji coba di Zona 5, Jakabaring, Palembang, Minggu (27/5/2018) (TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO)

Baca juga: Berita Ridwan Kamil: Justru Banjir Doa Jadi Cawapres saat Ucap Selamat Ulang Tahun untuk Prabowo

Ia pun menekankan bahwa acara yang dihadirinya tersebut merupakan format diskusi.

Halaman
123