Bahkan, kebiasaan ini masih dilakukannya meski Jokowi telah menjabat presiden.
Kepopulerannya meningkat hingga dia kembali menjabat Wali Kota Solo periode 2010-2017 dengan presentase perolehan suara 90,09 persen.
Pada Maret 2012, PDI-P dan Partai Gerindra mengusung Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pemilukada DKI Jakarta 2012.
Ia pun menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta selama kurang lebih dua tahun sebelum kemudian dicalonkan sebagai presiden.
Pada pencalonan pertama, Jokowi dipasangkan dengan Jusuf Kalla dan berhasi memenangkan pemilu 2014.
Ia pun kembali menjabat sebagai presiden selama dua periode setelah kembali memenangkan pemilu 2019 berpasangan dengan K.H. Ma'ruf Amin hingga saat ini. (TribunWow.com/ Anung/Via)