TRIBUNWOW.COM - PSIS Semarang tengah merasakan kehilangan sosok pilar penting pemain multitalenta di lini belakangnya pada gelaran Liga 1 2022.
Dilansir TribunWow.com, sosok pemain multitalenta yang kehilangannya sangat terasa di lini belakang PSIS Semarang adalah bek senior asal Brasil, Wallace Costa.
Tak berlebihan jika menyebutkan kehilangan sosok Wallace Costa sangat terasa di lini belakang PSIS Semarang.
Pasalnya, dalam gelaran Liga 1 2022 hingga pekan ke-10, PSIS Semarang telah kebobolan sebanyak 13 kali.
Baca juga: Kritikan Tajam Snex-Panser Masih Banjiri IG PSIS Semarang seusai Vs PSIS U-20, Sorot Tajam Hal Ini
Catatan itu sangat berbeda jika dibandingkan saat Wallace Costa mengawal lini belakang PSIS Semarang.
Tercatat, dari 10 pertandingan di Liga 1 2021, PSIS Semarang hanya kebobolan sebanyak 7 gol.
Bahkan, dari 10 pertandingan tersebut, Wallace Costa mampu bukukan 1 gol untuk PSIS Semarang.
Berbeda dengan Alie Sesay yang belum mampu berikan sumbangsih gol maupun assit untuk Laskar Mahesa Jenar.
Selain itu, di akhir musim, Wallace Costa mampu bukukan 6 gol dri 28 pertandingan.
Sundulan, eksekutor bola mati baik penalti maupun tendangan bebas jadi kompetensinya dalam mencatatkan nama di papan skor untuk PSIS Semarang.
Sosoknya yang juga telah 3 musim di PSIS Semarang mampu menjadi leader bagi para pemain lokal di lini belakang Laskar Mahesa Jenar.
Baca juga: Ketergantungan Carlos Fortes di PSIS Semarang Masih Terasa, Eks Persib Ini Bisa Masuk Opsi
Kondisi itu berbanding terbalik jika dibandingkan dengan Alie Sesay.
Pemain asal Sierra Leone tersebut harus puas menuai banyak kritikan maupun sindiran atas performa menurunnya dibandingkan saat memperkuat Persebaya Surabaya.
Berikut ini perbedaan statistik Wallace Costa (10 laga di Liga 1 2021) dan Alie Sesay (10 laga di Liga 1 2022):
1. Wallace Costa: 10 pertandingan, kebobolan 7 gol, catat 1 gol, dan 747 menit bermain