Hotman Paris dan Kontroversinya

Kasus Kematian Santri Ponpes Gontor Terungkap seusai Dibantu Hotman Paris, Orangtua: Terima Kasih

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hotman Paris saat berada di Atlas Beach Festival baru-baru ini. Terbaru, Hotman Paris Hutapea mendapat ucapan terima kasih dari keluarga korban penganiayaan di Ponpes Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.

"Semoga Gus Hotman selalu sehat, panjang umur agar bisa terus membantu orang2 yang terdholimi aamiin," tulis @riz***********.

Baca juga: Minta Kapolri Tak Gubris Aduan Hotman Paris, Razman Nasution: Seolah-olah Mengatur, Kau Siapa?

Kejanggalan Kematian Santri Ponpes Gontor

Hotman Paris Hutapea turun tangan terkait kasus tewasnya santri di Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Jawa Timur.

Dilansir TribunWow.com, Hotman Paris mengungkap kejanggalan dalam kasus penganiyaan ini.

Melalui video singkat yang diunggahnya pada akun Instagram @hotmanparisofficial, pengacara kondang itu meminta Kapolda Jawa Timur turun tangan mengusut kasus ini.

Kasus ini terungkap saat Hotman datang ke Palembang dan menggelar acara Hotman 911.

Ibu korban, Soimah, menangis meraung-raung saat menceritakan nasib tragis yang dialami anaknya.

Baca juga: Beri Bonus, Hotman Paris Suruh Driver Ojol Pilih Deretan Cewek: Rangkul, Pipi Agak Lengketin

"Heboh heboh heboh, terkait wafatnya seorang santri di Pondok Darussalam Gontor," ucap Hotman.

"Tanggal 4 September 2022, Hotman 911 berkunjung ke Palembang."

"Dan kedatangan seorang ibu menangis meraung-raung mengadukan anaknya meninggal yang adalah santri di Pondok Darussalam Jawa Timur," sambungnya.

Menurut Hotman, pihak pesantren sempat membohongi keluarga terkait penyebab penyebab kematian korban.

Namun, pihak keluarga curiga karena banyak darah mengucur dari tubuh remaja tersebut.

"Ibu itu mengatakan terlihat jelas anaknya bersimbah darah, korban penganiayaan kekerasan," ujar Hotman.

"Akhirnya tangis ibu itu Hotman viralkan di Instagram @hotmanparisofficial."

"Dan tanggal 5 September 2022, pimpinan Pondok Darussalam Gontor mengakui bahwa benar ada tindak kekerasan oleh sesama murid di pesanteren tersebut."

Baca juga: Hotman Paris Perlihatkan Kapolda Jabar Gemetar Minta Maaf soal Kasus Oknum Polisi Cabuli Anak Tiri

Halaman
123