TRIBUNWOW.COM - Pada awalnya Partai Nasional Demokrat (NasDem) sempat menyebutkan tiga nama yang akan dipilih sebagai calon presiden (capres) di 2024.
Kini NasDem telah mantap memilih Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres 2024 di NasDem ketimbang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
Dikutip TribunWow dari Kompastv, menurut pakar, Anies Baswedan adalah pilihan paling realistis bagi NasDem.
Baca juga: Siap Jadi Capres 2024 NasDem, Anies Baswedan Ungkap saat Diajak Surya Paloh: Memperbaiki yang Kurang
Analisis ini disampaikan oleh Direktur Poltracking Indonesia, Hanta Yuda.
Hanta menjelaskan bagaimana elektabilitas Jenderal Andika stagnan meski telah diumumkan sebagai bakal capres 2024 dari NasDem.
Selanjutnya Hanta menyoroti pergerakan Ganjar yang memberikan sinyal masih akan terus bertahan di PDIP.
"Ganjar juga tidak bergerak, masih berharap dengan partainya, berwarna merah," ujar Hanta.
"Bagi Partai NasDem memilih dua nama di luar Anies saya kira pilihan yang tidak tepat."
Hanta menyampaikan, Anies adalah pilihan paling tepat sebab Gubernur Ibu Kota tersebut masih belum terikat partai manapun dan memiliki elektabilitas yang tinggi.
Menurut Hanta, saat ini yang menjadi tugas NasDem adalah memikirkan bagaimana elektabilias Anies ke depannya.
Seperti yang diketahui masa jabatan Anies sebagai Gubernur Jakarta akan usai pada 16 Oktober nanti.
Pada Senin (3/10/2022), NasDem resmi mengusung Anies sebagai Capres 2024.
Pengumuman ini dilaksanakan jauh lebih cepat dari wacana awal yang disebut akan diumumkan pada 10 November 2022 mendatang.
Dikutip TribunWow dari YouTube Tribunnews, dalam konferensi pers, Ketum NasDem Surya Paloh menyatakan tidak ada alasan khusus mengapa pengumuman Anies sebagai capres dari NasDem dikebut begitu cepat.
Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Ada Prediksi Pemilu 2 Putaran jika Ganjar, Anies dan Prabowo Maju Bersama
"Sederhana," ujar Surya Paloh.