TRIBUNWOW.COM - Viral oknum polisi memberikan komentar negatif terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur menggunakan akun Polsek Srandakan.
Srandakan diketahui berada di wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dikutip dari Tribunnews.com, oknum polisi itu tercatat sebagai anggota Polsek Srandakan.
Baca juga: Fakta Viral Oknum TNI Tendang Suporter di Kanjuruhan, Jenderal Andika Perkasa Janji Usut Tuntas
Dia menggunakan akun @polseksrandakan memberikan komentar negatif di media sosial Twitter.
Kejadian ini kemudian menjadi bahan perbincangan warganet dan viral.
Sempat ada dugaan akun Twitter @polseksrandakan diretas.
Fakta baru terungkap setelah Polda DIY melakukan pendalaman.
Berikut kelengkapan informasi oknum polisi ketahuan berkomentar negatif terkait Tragedi Kanjuruhan dihimpun dari TribunJogja.com dan Kompas.com, Selasa (4/10/2022):
Viral di Twitter
Kejadian bermula saat akun @txtdrberseragam membagikan tangkap layar pada Minggu (2/10/2022) lalu.
Screenshot tersebut berisi cuitan dari akun @polseksrandakan yang membalas cuitan dua pengguna akun lain, yakni @akmalmarhali dan @f12xos.
Kedua akun ini masing-masing membagikan video kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Sabut (1/10/2022) malam.
Baca juga: Kemarahan Jenderal Andika Perkasa Lihat Viral TNI Tendang Suporter di Kanjuruhan: Itu Tindak Pidana
Akun @polseksrandakan lalu memberikan tanggapannya terkait insiden yang menewaskan ratusan suporter itu.
Namun, bukan ucapan turut berbelasungkawa atau duka, akun tersebut malah memberikan komentar negatif yang tak pantas.
Hingga Senin (3/10/2022), bukti tangkap layar berisi komentar akun @polseksrandakan sudah di-retweet sebanyak 4.223 kali oleh pengguna Twitter lainnya.
Baca juga: Bersamai Aremania hingga Meninggal, Gelandang Arema FC Ungkap 2 Permintaan Terakhir di Kanjuruhan