Persib Bandung

Adu Kualitas Persib Bandung Vs Persija Jakarta, Ini Keunggulan dan Kelemahan Masing-masing

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Skuad Persib Bandung (kiri) dan Persija Jakarta (kanan) pada postingan Instagram @persib @persija. Persib Bandung berpotensi beri mimpi buruk untuk Persija Jakarta, empat sebab ini jadi alasannya.

Karena memiliki postur tubuh yang mendukung, ketiga pemain asing Persija Jakarta sering memenangkan duel-duel udara.

Baca juga: Jamu Persija, Asisten Luis Milla Beberkan Faktor Tambahan Penting yang Bisa Menangkan Persib Bandung

Kelemahan

Kendati demikian, Persib Bandung dan Persija Jakarta memiliki kelemahan yang bisa dimanfaatkan satu sama lain.

Persib Bandung masih punya pekerjaan rumah di lini pertahanan karena sudah kebobolan 22 gol dalam 10 pertandingan.

Besutan Luis Milla menjadi kontestan Liga 1 yang paling banyak kebobolan.

Sampai-sampai semua kiper Persib Bandung yang pernah dipasang sudah pernah merasakan lebih dari dua gol bersearang di gawangnya.

Khusus untuk Persija Jakarta tidak memiliki bek tengah yang memiliki kecepatan.

Terbukti bek Persija Jakarta kewalahan ketika menghadapi pemain-pemain cepat lawan.

Bukan hanya itu saja, penyelesaian akhir para striker Persija Jakarta juga masih belum maksimal.

Meski pola serangan Persija Jakarta sudah terbentuk dan enak dilihat, faktor finishing menjadi kendala utama.

Persija Jakarta paling banyak mencetak gol ketika menghadapi Dewa United FC dengan skor 3-0.

Di pertandingan lainnya, Persija Jakarta selalu menang tipis dan imbang.

Persija Jakarta terlalu banyak menyia-nyiakan peluang emas di setiap pertandingan.

Menarik dinantikan duel panas Persib Bandung kontra Persija Jakarta.

Selebrasi gol Michael Krmencik seusai mendapatkan assist dari Ricky Cawor pada laga Persija Jakarta kontra Barito Putera pada postingan Instagram @persija. (Instagram @persija)

Baca juga: Sadar Rivalitas Abadi Persib Bandung Vs Persija, Asisten Luis Milla Singgung Permintaan Bobotoh

Kabar Buruk Persib Bandung Jelang Lawan Persija Jakarta

Halaman
1234