TRIBUNWOW.COM - Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto masih terus merajai hasil survei.
Dilansir TribunWow.com, ketiganya saling susul-menyusul sama kuat di sejumlah survei yang digelar lembaga-lembaga.
Karenanya, muncul spekulasi akan diadakannya pemilu putaran kedua lantaran tiga tokoh tersebut sama-sama kuat.
Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Jika Gubernur Jateng Tak Dicalonkan PDIP, Relawan akan Pindah ke Prabowo
Sebagaimana diketahui, Ganjar masuk dalam peringkat satu calon capres versi hasil survei oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS).
Dalam simulasi pemilihan 14 nama, Ganjar Pranowo menduduki peringkat tertinggi dengan suara 25,9 persen.
Setelah Ganjar, Prabowo menyusul dengan suara 19,2 persen, kemudian Anies 18,1 persen dan Ridwan Kamil 16,2 persen.
Ketika dilakukan simulasi 3 nama, Ganjar masih berada di puncak dengan elektabilitas 33,3 persen, disusul Prabowo 27,5 persen dan Anies 25,7 persen.
"Kalau kita asumsikan tiga ini maju dengan kompetisi yang ketat, itu tidak ada calon yang dominan," kata Arya Fernandes, kepala departemen politik dan perubahan sosila CSIS, dikutip kanal YouTube tvOneNews, Selasa (27/9/2022).
Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Survei Membuktikan Ganjar Makin Populer Jadi Capres 2024 saat Dikucilkan PDIP
Dalam simulasi pemilu yang digelar lembaganya, Arya menilai jika Ganjar, Anies, dan Prabowo maju bebarengan bersaing sebagai presiden, maka akan diadakan pemilu putaran kedua.
Hal ini sesuai dengan titah konstitusi di mana capres dengan suara mencapai 50 persen akan keluar sebagai Presiden.
"Jadi tidak ada calon yang mendapat suara di atas 50 persen. Sehingga secara konstitusi, ketika tidak ada calon yang mendapat 50 persen, tentu proses akan dilaksanakan dalam putaran kedua."
Baca juga: Berita Ganjar Pranowo - Ini Jawaban Puan soal Rivalitas Dewan Kolonel dan Dewan Kopral: Hanya Nama
Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 06.49:
Elektabilitas Ganjar dalam Hasil Survei Charta Politika
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kian lama makin menonjol popularitasnya di kalangan rakyat Indonesia.
Dilansir TribunWow.com, hal ini dibuktikan dengan tingkat elektabilitasnya yang begitu tinggi sebagai kandidat calon presiden 2024.
Ganjar bahkan menduduki peringkat satu dan mengalahkan nama besar lainnya dalam survei yang digelar lembaga Charta Politika pada bulan September 2022.
Baca juga: Puan Masih Dijagokan, PDIP Kesampingkan Elektabilitas Ganjar? Politikus: Warna Bagi Masyarakat
Hasil survei ini dibagikan melalui laman chartapolitika.com dengan judul 'Hasil Rilis Survei Nasional Kondisi Sosial Politik dan Peta Elektoral Pasca Kenaikan Harga BBM'.
Dalam keterangannya, pihak Charta Politika merinci waktu survei serta para responden yang berasal dari berbagai provinsi.
"Survei dilakukan pada tanggal 6 – 13 September 2022, melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel sebanyak 1220 responden, yang tersebar di 34 Provinsi," bunyi keterangan tersebut.
"Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ±(2.82 persen) pada tingkat kepercayaan 95 persen."
Melalui surveinya, Charta Politika memperlihatkan hasil bahwa pada sisi peta elektoral, PDIP, Gerindra dan Golkar menjadi tiga partai politik pilihan publik
tertinggi.
Sementara itu, pada pertanyaan terkait dengan calon Presiden, elektabilitas tertinggi adalah pada nama Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Baca juga: Berita Prabowo Subianto: Gara-gara Anies, Airlangga dan Prabowo Tunjukkan Sinyal Bersatu di 2024
Pilihan publik terhadap calon Presiden terbilang stabil jika ditarik garis dari beberapa bulan belakangan.
Dalam elektabilitas 10 nama, responden memilih nama kandidat calon presiden yang akan diusung jika pemilu diadakan saat ini juga.
Pada simulasi tersebut, Ganjar mendapat suara tertinggi sebanyak 31 persen, Prabowo di urutan kedua dengan 24,4 persen dan Anies di urutan ketiga dengan 20,6 persen.
Sementara itu, pada simulasi elektabilitas 3 nama, Ganjar kembali menduduki peringkat paling atas dengan 37,5 persen suara.
Prabowo kembali berada di urutan kedua dengan jumlah suara 30,5 persen disusul Anies dengan 25,2%.
Dalam survei ini, diperlihatkan juga hasil dari kategori calon Wakil Presiden.
Terlihat Menkoparekraf Sandiaga Uno (22,3%) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (20,8%) menjadi dua nama teratas pilihan publik, cukup jauh di atas nama-nama lainnya.
(TribunWow.com/Via)
Berita lain terkait Ganjar Pranowo