Cerita Selebriti

Disinggung soal Jubir Jokowi-Ma'ruf saat Sidang Lawan Richard Lee, Razman Nasution: Tanya Presiden

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Razman Nasution seusai menjalani sidang lanjutan gugatannya terhadap dr Richard Lee, Selasa (13/9/2022).

TRIBUNWOW.COM - Pengacara Razman Arif Nasution mendesak mantan kliennya, dr Richard Lee membayar ganti rugi senilai Rp 20,7 milyar.

Dilansir TribunWow.com, Razman Nasution mengaku kesal mendengar pernyataan pengacara dr Richard Lee dalam sidang gugatan lanjutan.

Razman Nasution tak terima saat pengacara Richard Lee menyinggung dugaan kasus ijazah palsu saat sidang berlangsung.

Baca juga: Jalani Sidang Lanjutan Kasus dengan Richard Lee, Saksi Razman Nasution Ditolak Hakim, Ini Alasannya

Selain itu, pengacara Richard Lee juga sempat membahas Razman Nasution yang mengaku sebagai juru bicara Jokowi-Ma'ruf.

Razman Nasution menilai hal tersebut tidak sesuai dengan agenda sidang.

"Jauh sebelum fitnah-fitnah masuk ke saya, gugatan saya sudah masuk," ungkap Razman, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Selasa (13/9/2022).

"Kok masuk dalam uraian mereka? Yang ijazahlah, yang kartu namalah."

Razman menjamin kebenaran pernah menjadi juru bicara Jokowi-Ma'ruf.

Razman Nasution murka kepada majelis hakim pada Selasa (13/9/2022). (Tangkapan layar YouTube Rasis Infotainment)

Baca juga: Pernah Masuk Penjara, Razman Nasution Akui Tak Malu, Malah Foto saat Dibui Dipajang di Kantor

Ia bahkan menantang Richard Lee untuk bertanya pada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Karena dia punya kartu nama enggak ada selain yang dia pegang yang hebat," ucap Razman.

"Saya cantumkan itu karena memang saya salah satu juru bicara Jokowi-Ma'ruf."

"Kalau enggak percaya tanya Pak Jokowi," lanjutnya.

Selain Jokowi-Ma'ruf, Razman juga ngotot mengaku sebagai pengacara Budi Gunawan.

Razman menyebut bisa membuktikan ucapannya.

Baca juga: Ngaku Pernah Jadi Pengacara Prabowo, Razman Nasution Tantang Denise Chariesta: Hotman Sudah Tiarap

"Saya Pak Budi Gunawan ada surat kuasanya, tanya Pak Budi Gunawan," ujarnya.

Halaman
123