TRIBUNWOW.COM - PSIS Semarang melakukan evaluasi jelang menghadapi Persikabo 1973 pada laga lanjutan pekan kesembilan Liga 1 2022/2023.
Banyak masalah yang ada di kubu PSIS Semarang setelah melakoni beberapa pertandingan.
Terbukti PSIS Semarang belum merasakan kemenangan dalam tiga laga terakhirnya.
Baca juga: Nasib Arthur: Disindir di Persik, Kini Ditolak Mentah-mentah saat Dirumorkan Gabung PSIS Semarang
PSIS Semarang hanya menorehkan satu kali seri dan dua kali kalah selama tiga pertandingan terakhir.
Cartaker PSIS Semarang, Achmad Resal Octavian mengakui beberapa kelemahan Tim Mahesa Jenar.
Dilansir TribunWow.com dari ligaindonesiabaru.com pada Rabu (7/9/2022), Achmad Resal menyebut bahwa ternyata PSIS Semarang bermasalah pada transisi dalam bertahan lalu menyerang dan begitu juga sebaliknya.
PSIS Semarang sering kehilangan bola di lini tengah sebelum melakukan serangan.
Oleh karena itu, lini serang PSIS Semarang jarang mendapatkan aliran bola dari gelandang.
Baca juga: Persib Bandung, Arema dan PSIS Semarang: 3 Tim Besar yang Depak Pelatih, Mitos Liga 1 Siap Mengintai
"Masalah transisi permainan yang jadi fokus tim saat ini. Kita attack ke defense masih harus banyak benahi. Begitu juga transisi dari defense ke attack," kata Achmad Resal.
Achmad Resal mengatakan bahwa PSIS Semarang akan menghadapi Persikabo 1973 yang kuat.
Mengingat, Persikabo 1973 menjadi tim yang memutus rekor positif Borneo FC dengan skor 3-2.
Melawan Persikabo 1973 bukanlah hal yang mudah bagi PSIS Semarang.
"Hal ini dibuktikan dengan kemenangan Persikabo atas Borneo FC 3-2 dalam laga sebelumnya. Kita harus ekstra hati-hati," kata Achmad Resal.
Kendati demikian, PSIS Semarang memiliki tren positif selama melakoni laga kandang.
PSIS Semarang selalu menang selama menjamu lawan-lawannya di Stadion Jatidiri.