Liga 1

Nasib Beruntung Eduardo Almeida setelah Didepak, Arema FC Ternyata Harus Tanggung Risikonya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Momen latihan bersama skuad Arema FC (kiri) dan Eduardo Almeida (kanan) pada postingan Instagram @Aremafcofficial. Eduardo Almeida minta manajemen Arema FC cari pengganti sosok Syaiful Anwar.

TRIBUNWOW.COM - Pelatih asal Portugal, Eduardo Almeida tak hanya mendapatkan nasib sial setelah didepak dari Arema FC.

Keputusan Arema FC melepas Eduardo Almeida tak lepas dari hasil buruk selama beberapa pertandingan.

Tak hanya itu saja, Eduardo Almeida juga dinilai terlalu monoton dalam menerapkan skema pada Arema FC.

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida (tengah, baju hitam) saat memegang trofi Piala Presiden 2022. Eduardo Almeida disorot media asing dari Portugal setelah Arema FC raih trofi Piala Presiden 2022. (Instagram @eduardo_almeida_coach)

Baca juga: BREAKING NEWS: Arema FC Resmi Datangkan Pelatih Anyar Javier Rova, Aremania Sudah Tidak Kaget

Padahal Arema FC sudah mendatangkan pemain-pemain berlabel bintang musim ini.

Eduardo Almeida tetap menggunakan skema serupa sehingga permainan Arema FC jadi mudah terbaca lawan.

Namun skema Eduardo Almeida terbukti efektif membuat Arema FC menjuarai Piala Presiden 2022.

Selain itu, Eduardo Almeida membuat statistik Arema FC mengingkat.

Dilansir TribunWow.com dari transfermarkt.com pada Selasa (6/9/2022), statistik Eduardo Almeida dapat diketahui.

Total Eduardo Almeida menangani Arema FC selama 42 pertandingan.

Eduardo Almeida membuat Arema FC menang 21 kali, seri 13 kali, dan kalah 8 kali.

Baca juga: Puas Arema FC Resmi Depak Eduardo Almeida, Aremania Ngebet Minta Benjamin Mora sebagai Pelatih Baru

Dengan torehan tersebut juga, Eduardo Almeida membawa Arema FC finis di peringkat kelima Liga 1 2021.

Kendati demikian, statistik Eduardo Almeida tidak menjadikan alasan Arema FC untuk mempertahankannya.

Sebagai gantinya, Arema FC tetap menggaji Eduardo Almeida karena dampak dari memutus kontrak.

Eduardo Almeida tetap mendapatkan gaji hingga 2024, meski sudah tidak melatih Arema FC.

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com pada Selasa (6/9/2022), manajer Arema FC, Ali Rifki mengakui hal tersebut.

Halaman
123