Itu seperti yang disampaikan pelatih interim Persis Solo, Rasiman saat jumpa pers pasca laga Persis Solo vs PSIS Semarang.
"Dari segi permainan tidak signifikan karena bisa ditutup Irfan Jauhari yang bermain dengan sangat bagus," katanya.
Baca juga: Selain Pelatih Fisik, Sosok Ini Dikritik Panser-Snex seusai PSIS Semarang Imbang Kontra Persis Solo
Meski demikian, bila menilik saat set piece, Persis Solo minim sosok yang mampu memaksimalkan momen itu.
"Rodriguez kuat di udara, (di laga Persis Solo vs PSIS Semarang) banyak set-piece yang tidak bisa dimanfaatkan," ujar dia.
"Absennya dia (Rodriguez), kita rugi di set piece karena kurang orang buat finishing di udara," tambahnya.
Beberapa momen set piece Persis Solo tidak terlalu mengancam gawang PSIS Semarang.
Terlebih setelah Persis Solo kehilangan Jaimerson Xavier akibat cidera. Dia ditarik keluar pada menit ke-43 dan digantikan Eky Taufik.
Kondisi itu membuat sosok yang bisa memaksimalkan momen set piece tinggal Fabiano Beltrame.
Itu membuat skema set piece kurang membuat PSIS Semarang keder.
Misalnya, pada menit ke-17, Alexis Messidoro mengirim umpan lambung dari sepak pojok.
Itu berhasil disundul Fabiano namun masih berhasil diamankan Wahyu Tri Nugroho.
Selain itu, peluang pada menit ke-45+3, Alexis Messidoro mengirim umpan lambung dari sepak pojok.
Itu mengarah ke Irfan Jauhari. Alih-alih menyundul, Jauhari memilih melakukan tendangan akrobatik yang berujung tidak gol.
Gagal Dulang Poin, Bos Kaesang : Kurang Hoki
Persis Solo gagal mendulang 3 poin saat melawan PSIS Semarang di Stadion Manahan, Sabtu (3/9/2022) setelah laga berakhir imbang 0-0.