Hotman Paris dan Kontroversinya

Berani Lawan Hotman Paris demi Bela Dukun Indonesia, Firdaus: Jangankan Hotman, Buldoser Saya Tabrak

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase foto Firdaus Oiwobo (kiri) dan Hotman Paris Hutapea (kanan). Terbaru, Firdaus mengaku tak takut melawan Hotman Paris demi membela dukun se-Indonesia.

TRIBUNWOW.COM - Pengacara Persatuan Dukun se-Indonesia, Firdaus Oiwobo terang-terangan menantang Hotman Paris Hutapea.

Dilansir TribunWow.com, Firdaus bahkan mengkritik cara bicara Hotman Paris yang dinilainya belepotan.

Sindiran Firdaus ini bermula saat Hotman Paris membela Pesulap Merah alias Marcel Radhivan.

Baca juga: Tak Terima Dukun Disentil Hotman Paris, Firdaus Oiwobo Semprot sang Pengacara: Statement Belepotan

Hotman Paris mengatakan sempat mengatakan Marcel Radhival tak bersalah membongkar kedok para dukun.

Menanggapi hal itu, Firdaus pun mengungkapkan kekesalannya.

"Jangan banyak tamasya, baca buku lagi karena nanti jadi edukasi sesat," ujar Firdaus dalam kanal YouTube Artis Artis.

Firdaus bahkan tak segan menyebut Hotman Paris dan Marcel sesat.

"Udah Marcel Radhival-nya sesat, Richard juga sama, entar Hotman juga sesat," ucapnya.

"Semua nanti ikut sesat, tolong."

Baca juga: Sindiran Menohok Hotman Paris, Pamer Foto Mesra Bareng Eks Aspri Razman Nasution: Harum Tubuhnya

Hotman Paris membela Pesulap Merah alias Marcel Radhival yang membela kedok dukun. (YouTube Official Alstro)

Baca juga: Bela Pesulap Merah, Hotman Paris Malah Disebut Sesat oleh Pengacara Dukun, Firdaus: Baca Buku Lagi

Menurut Firdaus, Hotman kini seolah menjadi kuasa hukum Marcel.

Meski Hotman lebih senior, Firdaus mengaku tak takut melawan seniornya itu.

"Ini dia udah ngomong berarti udah dalam ranah kuasa, kalau tidak ada kuasa ngapain ikut ngomong?," ungkap Firdaus.

"Kan saya bilang selama saya masih pegang kuasa, jangankan Hotman, buldoser aja saya tabrak."

"Pengacara itu enggak boleh takut sama siapa pun," lanjutnya.

Lebih lanjut, Firdaus menyebut profesinya sebagai pengacara sejajar dengan jenderal.

Halaman
12